alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Layanan Nontatap Muka di PN Bangil Ditingkatkan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Pembatasan layanan tatap masih diberlakukan Pengadilan Negeri (PN) Bangil. Bukan hanya sidang pidana yang menerapkan layanan virtual untuk mengurangi pertemuan tatap muka. Layanan untuk pengajuan izin sita, penggeledahan, dan penahanan pun diterapkan secara elektronik.

Ketua PN Bangil Dewantoro menyampaikan, pandemi Covid-19 membuat layanan tatap muka dibatasi. Hal ini tak lain untuk menekan penyebaran virus yang menular itu.

Selama ini layanan tersebut diberlakukan untuk kegiatan sidang. Hampir semua layanan sidang diberlakukan secara virtual untuk mengurangi tatap muka. “Kecuali sidang yang urgen. Penerapan tatap muka diberlakukan, namun dengan penerapan protokol kesehatan,” jelas Dewantoro.

Menurutnya, pelayanan nontatap muka juga diberlakukan untuk hal lain di PN Bangil. Seperti pengajuan izin sita, penggeledahan ataupun penahanan oleh pihak penegak hukum. Layanan tersebut bisa dilakukan secara elektronik.

Sehingga, petugas penegak hukum tidak lagi bolak-balik ke PN Bangil. “Tetapi cukup dengan aplikasi Sigap yang kami siapkan,” bebernya.

Bukan hanya sebatas layanan untuk permohonan sita, geledah ataupun penahanan. Karena perubahan data kependudukan juga bisa dilakukan secara online.

Masyarakat tidak lagi harus ke PN Bangil. Karena hal itu bisa dilakukan melalui aplikasi Sidaku yang telah disiapkan PN Bangil. “Untuk perubahan data KTP, perbaikan ataupun perceraian, telah terkoneksi dengan Dispendukcapi. Jadi, masyarakat bisa langsung tanpa harus ke PN Bangil,” imbuhnya.

Hal ini tak hanya untuk mengurangi layanan tatap muka. Sehingga, pandemi Covid-19 bisa ditekan. Tetapi juga, sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan. Karena selain mempercepat pelayanan juga untuk “menghemat” biaya bagi masyarakat.

Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro memandang peningkatan layanan dengan menggunakan IT, bisa memberi manfaat ganda. Selain meminimalisasi layanan tatap muka, juga berfungsi dalam percepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Selain itu, juga bisa menghemat biaya. Karena tidak perlu bolak-balik untuk mendatangi PN Bangil. Cukup memanfaatkan IT,” sampainya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Pembatasan layanan tatap masih diberlakukan Pengadilan Negeri (PN) Bangil. Bukan hanya sidang pidana yang menerapkan layanan virtual untuk mengurangi pertemuan tatap muka. Layanan untuk pengajuan izin sita, penggeledahan, dan penahanan pun diterapkan secara elektronik.

Ketua PN Bangil Dewantoro menyampaikan, pandemi Covid-19 membuat layanan tatap muka dibatasi. Hal ini tak lain untuk menekan penyebaran virus yang menular itu.

Selama ini layanan tersebut diberlakukan untuk kegiatan sidang. Hampir semua layanan sidang diberlakukan secara virtual untuk mengurangi tatap muka. “Kecuali sidang yang urgen. Penerapan tatap muka diberlakukan, namun dengan penerapan protokol kesehatan,” jelas Dewantoro.

Mobile_AP_Half Page

Menurutnya, pelayanan nontatap muka juga diberlakukan untuk hal lain di PN Bangil. Seperti pengajuan izin sita, penggeledahan ataupun penahanan oleh pihak penegak hukum. Layanan tersebut bisa dilakukan secara elektronik.

Sehingga, petugas penegak hukum tidak lagi bolak-balik ke PN Bangil. “Tetapi cukup dengan aplikasi Sigap yang kami siapkan,” bebernya.

Bukan hanya sebatas layanan untuk permohonan sita, geledah ataupun penahanan. Karena perubahan data kependudukan juga bisa dilakukan secara online.

Masyarakat tidak lagi harus ke PN Bangil. Karena hal itu bisa dilakukan melalui aplikasi Sidaku yang telah disiapkan PN Bangil. “Untuk perubahan data KTP, perbaikan ataupun perceraian, telah terkoneksi dengan Dispendukcapi. Jadi, masyarakat bisa langsung tanpa harus ke PN Bangil,” imbuhnya.

Hal ini tak hanya untuk mengurangi layanan tatap muka. Sehingga, pandemi Covid-19 bisa ditekan. Tetapi juga, sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan. Karena selain mempercepat pelayanan juga untuk “menghemat” biaya bagi masyarakat.

Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro memandang peningkatan layanan dengan menggunakan IT, bisa memberi manfaat ganda. Selain meminimalisasi layanan tatap muka, juga berfungsi dalam percepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Selain itu, juga bisa menghemat biaya. Karena tidak perlu bolak-balik untuk mendatangi PN Bangil. Cukup memanfaatkan IT,” sampainya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2