Normalisasi Sungai Wrati dari Enceng Gondok Dilakukan November

BEJI – Keluhan warga Desa Kedungringin, Kecamatan Beji atas suburnya tanaman enceng gondok di Sungai Wrati bakal teratasi. Hal ini seiring dengan rencana kegiatan normalisasi sungai setempat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka mengatakan, pihaknya sudah mengajukan usulan ke BBWS untuk pembersihan enceng gondok di aliran sungai setempat. Usulan itu, diyakininya telah disambut baik oleh pihak BBWS. Karena, ada rencana untuk melakukan pengerukan sungai setempat.

“Sudah ada sinyal positif. Pihak BBWS berniat untuk melakukan pembersihan sungai tersebut,” kata Hanung-sapaannya.

Hanung menambahkan, kegiatan tersebut akan dilakukan memasuki penghujan. Rencananya, kegiatan tersebut akan berlangsung November. Sepanjang kurang lebih 5-6 km sungai Wrati akan dibersihkan BBWS Brantas.

Ia menguraikan, sembari menunggu pekerjaan dari BBWS Brantas, pihaknya juga tengah melakukan bersih-bersih sungai. Hanya saja, pembersihan dilakukan untuk yang menjadi kewenangan. Yakni anak sungai Wrati.

“Salah satunya jaringan irigasi Kebonsari, Gempol yang merupakan anak sungai Wrati. Sepanjang 1.500 meter sungai setempat kami tangani. Serta Wrati Lama di Kalianyar yang akan kami lakukan dalam waktu dekat ini,” tukasnya.

Seperti yang pernah diberitakan, suburnya enceng gondok di sungai Wrati menuai keluhan warga. Pasalnya, air sungai tersendat lantaran tumpukan enceng gondok tersebut. Mereka khawatir bila tak segera ditangani, air akan meluap ketika penghujan tiba. (one/fun)