alexametrics
31.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

Stok Blangko KTP Elektronik di Kab Pasuruan Masih 10 Ribuan

BANGIL, Radar Bromo – Yang butuh KTP elektronik (e-TKP) bisa segera mengurusnya. Stok blangko untuk e-KTP dipastikan masih aman. Baik cetak baru maupun penggantian bakal dilayani.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan memastikan stok blangko e-KTP sangat cukup untuk beberapa pekan sampai sekitar satu bulan. Jumlahnya 10 ribuan keping. Kepala Dispendukcapil Yudha Tri Widya Sasongko menyatakan jumlah tersebut masih aman. Sebab, setiap hari, rata-rata pencetakan e-KTP sekitar 400 sampai 500 keping.

Yang dilayani tidak hanya cetak baru. Warga yang ingin mengganti e-KTP juga bisa segera mengurus. Ganti alamat, perubahan status, dan sebagainya. Termasuk, pemohon lama yang e-KTP-nya rusak. ”Kalau stabil, ketersediaan blangko yang ada saat ini, masih aman,” bebernya.

Meski stok blangko aman, Dispendukcapil mengajukan lagi penambahan. Jumlahnya sekitar 50 ribu keping lagi. Namun, realisasi pengajuan itu bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. ”Berapa yang kami peroleh bergantung pusat,” katanya. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Yang butuh KTP elektronik (e-TKP) bisa segera mengurusnya. Stok blangko untuk e-KTP dipastikan masih aman. Baik cetak baru maupun penggantian bakal dilayani.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan memastikan stok blangko e-KTP sangat cukup untuk beberapa pekan sampai sekitar satu bulan. Jumlahnya 10 ribuan keping. Kepala Dispendukcapil Yudha Tri Widya Sasongko menyatakan jumlah tersebut masih aman. Sebab, setiap hari, rata-rata pencetakan e-KTP sekitar 400 sampai 500 keping.

Yang dilayani tidak hanya cetak baru. Warga yang ingin mengganti e-KTP juga bisa segera mengurus. Ganti alamat, perubahan status, dan sebagainya. Termasuk, pemohon lama yang e-KTP-nya rusak. ”Kalau stabil, ketersediaan blangko yang ada saat ini, masih aman,” bebernya.

Meski stok blangko aman, Dispendukcapil mengajukan lagi penambahan. Jumlahnya sekitar 50 ribu keping lagi. Namun, realisasi pengajuan itu bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. ”Berapa yang kami peroleh bergantung pusat,” katanya. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU