alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Puskesmas Rembang Terus Mencegah Penularan Covid-19

REMBANG, Radar Bromo – Mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pepatah yang sering didengar. Di tengah pandemi Covid-19, UPT Puskesmas Rembang, Kabupaten Pasuruan, juga terus berusaha mencegah penularannya.

Kepala UPT Puskesmas Rembang dr. Arif Kurnianto mengatakan, saat ini Jawa Timur masih menduduki peringkat teratas kasus comfirm Covid-19 di Indonesia. Hal ini bukan peristiwa remeh, tetapi bukan berarti membuat masyarakat panik, namun tetap waspada. “Pencegahan harus terus dilakukan oleh semua pihak, termasuk masyarakat secara umum tanpa kenal lelah,” ujarnya.

Pencegahan dalam rangka menekan penyebaran penularan virus korona telah dilakukan dari tingkat pusat hingga daerah. Termasuk, tingkat puskesmas di masing-masing wilayah. Tak terkecuali Puskesmas Rembang.

Sebagai garda terdepan dalam mengimbau masyarakat dalam pencegahan virus yang menyerang pernapasan manusia ini, Puskesmas Rembang melakukan beberapa kegiatan. Di antaranya, penyuluhan keliling ke setiap desa bersama lintas sektor. Penyemprotan disinfektan hingga sosialisasi protokol kesehatan di pondok pesantren hingga TPQ/Madrasah Diniyah (Madin).

Penyuluhan keliling yang dilakukan petugas Promkes bersama lintas sektor telah dilakukan di awal terjadinya pandemi. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat secara umum terkait dengan Covid-19. Mulai dari definisi hingga pencegahannya.

“Puskesmas bersama Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasuruan dan lintas sektor Kecamatan Rembang, juga melakukan penyemprotan di wilayah kerja Puskesmas Rembang. Mulai dari desa secara umum, Madin, TPQ, hingga ke pondok pesantren. Harapannya, lingkungan tempat masyarakat beraktivitas bebas dari virus yang semakin lama semakin menyita perhatian banyak orang,” ujarnya.

Edukasi protokol kesehatan terus digencarkan kepada masyarakat. Baik masyarakat secara umum, pendidik, hingga santri di pondok pesantren. “Protokol kesehatan di masa pandemi yang dimaksud antara lain penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Yakni, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer,” ujar Arif.

Bukan hanya edukasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan melalui Puskesmas Rembang telah membekali santri di ponpes dan Madin/TPQ dengan bantuan pendukung protokol kesehatan. Salah satunya menyediakan sarana cuci tangan menggunakan hand sanitizer. (eka/rud/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.