alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Mahasiswa Minta Ganti Nama DPR Jika Tidak Perjuangkan Aspirasi Rakyat

BANGIL, Radar Bromo – Saling dorong mewarnai unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/4). Pendemo dan  penjaga keamanan terlibat ketegangan.

PROTES KEBIJAKAN: Aksi mahasiswa saat orasi di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/4). (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Demo digeber oleh Aliansi Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pasuruan (Gerampas). Sekitar pukul 14.30, mahasiswa dan gabungan masyarakat mendatangi kantor dewan. Menyuarakan unek-unek mereka. Di antaranya, menyoroti persoalan nasional yang berdampak luas terhadap masyarakat, khususnya Kabupaten Pasuruan.

Ada isu perpanjangan masa jabatan presiden ataupun periodesisasi jabatan presiden. Mereka mendesak reshufle terhadap menteri yang menyuarakan isu-isu tersebut. Mahasiswa juga mendorong presiden mengambil sikap atas melambungnya harga minyak goreng. Menindak pihak-pihak yang terlibat kasus mafia minyak goreng.

Isu lain berkaitan dengan perpindahan ibu kota. Dananya tidak sedikit. Perindahan itu kota itu berefek besar pada keuangan negara. Akibatnya, terjadi kenaikan harga dan pajak. Seperti BBM maupun PPN.

Salah satu orator Gerampas, Musyawir, menyebut DPRD seharusnya menunjukkan fungsinya. Memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sebab, kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut jelas membuat masyarakat kecil semakin menderita.

BANGIL, Radar Bromo – Saling dorong mewarnai unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/4). Pendemo dan  penjaga keamanan terlibat ketegangan.

PROTES KEBIJAKAN: Aksi mahasiswa saat orasi di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/4). (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Demo digeber oleh Aliansi Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pasuruan (Gerampas). Sekitar pukul 14.30, mahasiswa dan gabungan masyarakat mendatangi kantor dewan. Menyuarakan unek-unek mereka. Di antaranya, menyoroti persoalan nasional yang berdampak luas terhadap masyarakat, khususnya Kabupaten Pasuruan.

Ada isu perpanjangan masa jabatan presiden ataupun periodesisasi jabatan presiden. Mereka mendesak reshufle terhadap menteri yang menyuarakan isu-isu tersebut. Mahasiswa juga mendorong presiden mengambil sikap atas melambungnya harga minyak goreng. Menindak pihak-pihak yang terlibat kasus mafia minyak goreng.

Isu lain berkaitan dengan perpindahan ibu kota. Dananya tidak sedikit. Perindahan itu kota itu berefek besar pada keuangan negara. Akibatnya, terjadi kenaikan harga dan pajak. Seperti BBM maupun PPN.

Salah satu orator Gerampas, Musyawir, menyebut DPRD seharusnya menunjukkan fungsinya. Memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sebab, kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut jelas membuat masyarakat kecil semakin menderita.

MOST READ

BERITA TERBARU

/