alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Sidak Pasar di Kab Pasuruan: Harga Naik, tapi Masih Wajar

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Banyak orang selamatan selama Ramadan. Permintaan bahan pokok, seperti telur dan daging semakin banyak. Ternyata kenaikan itu tidak diimbangi pasokan yang cukup di pasar. Karena itu, harga naik.

Kondisi itu diketahui dalam sidak harga kebutuhan pokok yang dilakukan Disperindag Kabupaten Pasuruan kemarin (21/4). Sidak dilakukan di Pasar Bangil. Tujuannya, memonitor harga kebutuhan pokok selama Ramadan. Sebab, selama Ramadan biasanya terjadi gejolak harga.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Pasuruan Absanul Rifa’i menjelaskan, pengawasan pasar ini dilakukan Disperindag untuk memantau pergerakan harga bahan pokok. Tidak hanya tim Disperindag, tetapi juga unsur kepolisian, TNI, serta Satpol PP Kabupaten Pasuruan dan lembaga perlindungan konsumen.

Dalam monitoring tersebut, harga kebutuhan pokok diketahui relatif stabil. Namun, beberapa sudah merangkak naik. Misalnya, telur ayam dan daging ayam. Untuk telur ayam boiler, pada 1 April 2021 harganya Rp 21.500 per kilogram. Namun, saat ini Rp 24.500 per kilogram.

Begitu juga daging ayam. Sebelumnya Rp 34 ribu per kilogram. Saat ini, sekitar Rp 40 ribu per kilogram. Untuk harga lain, relatif stabil. Bahkan, cabai rawit cenderung turun. Awal April, harganya di kisaran Rp 57 ribu. Sekarang Rp 55 ribu per kilogram.

Rifa’i menambahkan, kenaikan harga beberapa bahan pokok terjadi karena pasokan mulai berkurang. Sementara, kebutuhan masyarakat meningkat. ”Entah untuk selamatan atau yang lain. Sementara, pasokan tetap, bahkan berkurang,” urainya.

Menurut Rifa’i, monitoring harga ini akan dilakukan terus. Tujuannya, memastikan perubahan harga bisa dipantau. Kalau ada lonjakan, harga bisa dikontrol. (one/far)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Banyak orang selamatan selama Ramadan. Permintaan bahan pokok, seperti telur dan daging semakin banyak. Ternyata kenaikan itu tidak diimbangi pasokan yang cukup di pasar. Karena itu, harga naik.

Kondisi itu diketahui dalam sidak harga kebutuhan pokok yang dilakukan Disperindag Kabupaten Pasuruan kemarin (21/4). Sidak dilakukan di Pasar Bangil. Tujuannya, memonitor harga kebutuhan pokok selama Ramadan. Sebab, selama Ramadan biasanya terjadi gejolak harga.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Pasuruan Absanul Rifa’i menjelaskan, pengawasan pasar ini dilakukan Disperindag untuk memantau pergerakan harga bahan pokok. Tidak hanya tim Disperindag, tetapi juga unsur kepolisian, TNI, serta Satpol PP Kabupaten Pasuruan dan lembaga perlindungan konsumen.

Mobile_AP_Half Page

Dalam monitoring tersebut, harga kebutuhan pokok diketahui relatif stabil. Namun, beberapa sudah merangkak naik. Misalnya, telur ayam dan daging ayam. Untuk telur ayam boiler, pada 1 April 2021 harganya Rp 21.500 per kilogram. Namun, saat ini Rp 24.500 per kilogram.

Begitu juga daging ayam. Sebelumnya Rp 34 ribu per kilogram. Saat ini, sekitar Rp 40 ribu per kilogram. Untuk harga lain, relatif stabil. Bahkan, cabai rawit cenderung turun. Awal April, harganya di kisaran Rp 57 ribu. Sekarang Rp 55 ribu per kilogram.

Rifa’i menambahkan, kenaikan harga beberapa bahan pokok terjadi karena pasokan mulai berkurang. Sementara, kebutuhan masyarakat meningkat. ”Entah untuk selamatan atau yang lain. Sementara, pasokan tetap, bahkan berkurang,” urainya.

Menurut Rifa’i, monitoring harga ini akan dilakukan terus. Tujuannya, memastikan perubahan harga bisa dipantau. Kalau ada lonjakan, harga bisa dikontrol. (one/far)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2