Soroti Limbah, Dewan Bakal Panggil Manajemen Imfarmind Farmasi Industri

BEJI, Radar Bromo – Gagal menggelar inspeksi mendadak, Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan berencana memanggil manajemen PT Imfarmind Farmasi Industri pekan depan. Langkah ini dilakukan untuk memintai kejelasan terkait hal-hal yang ditemukan dewan.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Zaini mengungkapkan, pemanggilan tersebut dilakukan seiring dengan temuan selama sidak yang dilakukan legislatif.

Tidak hanya persoalan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) mini yang ada di depan perusahaan. Tetapi, juga berkaitan dengan bau menyengat dari limbah perusahaan. “Kami akan panggil perusahaan untuk meminta kejelasan berkaitan dengan limbah yang kami temukan saat sidak,” kata Zaini.

Ia juga akan meminta kejelasan, berkaitan dengan temuan LSM dan wartawan atas adanya limbah obat-obatan yang ditemukan di tempat pemulungan. Karena obat-obatan tersebut diindikasikan diperjualbelikan. Sehingga, dimungkinkan tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Kami juga ingin klarifikasi persoalan obat-obatan yang sampai di tempat pengepul sampah,” ulasnya.

Rencana itu akan dilakukannya pekan depan. “Minggu depan akan kami panggil pihak perusahaan,” tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota legislatif dibuat kesal oleh pihak perusahaan obat di Wonokoyo, Kecamatan Beji. Bukan hanya karena IPAL-nya yang diduga bermasalah.

Tetapi, juga sikap manajemen yang tak kooperatif. Sebab, legislatif yang datang, seolah tidak mendapat perhatian. Mereka tidak ditemui oleh pihak manajemen.

Bahkan, dewan yang berniat mengecek kondisi limbah perusahaan, harus kucing-kucingan dengan satpam. Pihak perusahaan sendiri belum memberikan klarifikasi berkaitan dengan persoalan ini. (one/mie)