alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Dewan Soroti Pencemaran Pabrik Logam di Beji

BEJI, Radar Bromo – Keluhan warga Gununggangsir, Kecamatan Beji, atas adanya asap yang menyesakkan dari PT Indra Mulya Logam Industri (IMLI) menjadi perhatian legislatif. Dewan menganggap, dinas terkait harus bertindak dalam menyikapi keluhan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Aripin. Menurutnya, derita yang dialami warga sekitar, sudah cukup lama. Keluhan sesak dan tak nyaman atas asap yang dikeluarkan perusahaan, dirasakan bertahun-tahun lamanya.

Hanya saja, warga memang berusaha untuk bersabar. “Tapi, kalau terus-terusan, warga ya marah juga,” akunya.

Karena itu, pihaknya meminta agar DLH Kabupaten Pasuruan melakukan langkah. Pemantauan ke perusahaan harus dilakukan. Monitoring ini, tidak hanya by data. Tetapi juga, dengan memperhatikan kondisi sekitar.

Asap Pabrik Logam di Gununggangsir Dikeluhkan, Ini Kata Manajemen

Pihaknya berencana untuk memanggil DLH dan pihak perusahaan. Hal ini untuk mengklarifikasi dan meminta kejelasan atas persoalan dugaan pencemaran udara tersebut.

Senada diungkapkan Muhammad Zaini. Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan ini berharap, agar DLH melakukan langkah dalam menghadapi keluhan masyarakat.

Belum ada konfirmasi dari DLH kabupaten pasuruan terkait hal ini. Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Heru Ferianto tak kunjung menjawab sambungan seluler Radar Bromo.

Seperti yang pernah diberitakan, warga Gununggangsir, Kecamatan Beji berkeluh kesah. Atas keberadaan asap yang dikeluarkan PT IMLI. Karena, membuat pusing dan sesak. Pihak PT IMLI sendiri menegaskan, kalau pengelolaan lingkungan hidup perusahaan di Gununggangsir itu, sudah sesuai ketentuan. Asap yang dikeluarkan diklaim memenuhi baku mutu. (one/fun)

BEJI, Radar Bromo – Keluhan warga Gununggangsir, Kecamatan Beji, atas adanya asap yang menyesakkan dari PT Indra Mulya Logam Industri (IMLI) menjadi perhatian legislatif. Dewan menganggap, dinas terkait harus bertindak dalam menyikapi keluhan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Aripin. Menurutnya, derita yang dialami warga sekitar, sudah cukup lama. Keluhan sesak dan tak nyaman atas asap yang dikeluarkan perusahaan, dirasakan bertahun-tahun lamanya.

Hanya saja, warga memang berusaha untuk bersabar. “Tapi, kalau terus-terusan, warga ya marah juga,” akunya.

Karena itu, pihaknya meminta agar DLH Kabupaten Pasuruan melakukan langkah. Pemantauan ke perusahaan harus dilakukan. Monitoring ini, tidak hanya by data. Tetapi juga, dengan memperhatikan kondisi sekitar.

Asap Pabrik Logam di Gununggangsir Dikeluhkan, Ini Kata Manajemen

Pihaknya berencana untuk memanggil DLH dan pihak perusahaan. Hal ini untuk mengklarifikasi dan meminta kejelasan atas persoalan dugaan pencemaran udara tersebut.

Senada diungkapkan Muhammad Zaini. Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan ini berharap, agar DLH melakukan langkah dalam menghadapi keluhan masyarakat.

Belum ada konfirmasi dari DLH kabupaten pasuruan terkait hal ini. Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Heru Ferianto tak kunjung menjawab sambungan seluler Radar Bromo.

Seperti yang pernah diberitakan, warga Gununggangsir, Kecamatan Beji berkeluh kesah. Atas keberadaan asap yang dikeluarkan PT IMLI. Karena, membuat pusing dan sesak. Pihak PT IMLI sendiri menegaskan, kalau pengelolaan lingkungan hidup perusahaan di Gununggangsir itu, sudah sesuai ketentuan. Asap yang dikeluarkan diklaim memenuhi baku mutu. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/