alexametrics
28 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Perlu Dana Segini untuk Ganti Alat Rekam e-KTP

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Pernah mengurus e-KTP nggak jadi-jadi? Alat perekaman akhir-akhir ini memang sering rusak. Dispendukcapil berencana membeli peralatan baru. Namun, biayanya sampai Rp 3,7 miliar.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko mengakui, alat perekaman administrasi kependudukan (adminduk) yang digunakan saat ini memang sudah usang. Itu, pengadaan tahun 2011 hingga 2012. Kiriman dari pemerintah pusat.

”Kami tetap gunakan karena belum ada peremajaan,” jelas Yudha. Kalau ngadat harus diperbaiki. Itu sudah terjadi berkali-kali.

Untuk pengadaan alat perekaman adminduk, perlu biaya setidaknya Rp 3,7 miliar. Dana tersebut untuk kebutuhan alat baru yang disebar ke 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Pengadaan alat baru tengah diusulkan.

Dispendukcapil berharap, rencana pengadaan itu bisa terealisasi pada 2022. Sehingga, alatnya bisa dioperasikan dan mampu melayani masyarakat dengan lebih baik. ”Mudah-mudahan bisa terlaksana,” tuturnya.

Layanan adminduk di Dispendukcapil menjadi sorotan DPRD karena tak maksimal. Alat sering error saat digunakan karena sudah terlalu tua. Dewan pun mendorong ada peremajaan alat. Supaya pelayanan tidak terganggu. (one/far)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Pernah mengurus e-KTP nggak jadi-jadi? Alat perekaman akhir-akhir ini memang sering rusak. Dispendukcapil berencana membeli peralatan baru. Namun, biayanya sampai Rp 3,7 miliar.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko mengakui, alat perekaman administrasi kependudukan (adminduk) yang digunakan saat ini memang sudah usang. Itu, pengadaan tahun 2011 hingga 2012. Kiriman dari pemerintah pusat.

”Kami tetap gunakan karena belum ada peremajaan,” jelas Yudha. Kalau ngadat harus diperbaiki. Itu sudah terjadi berkali-kali.

Mobile_AP_Half Page

Untuk pengadaan alat perekaman adminduk, perlu biaya setidaknya Rp 3,7 miliar. Dana tersebut untuk kebutuhan alat baru yang disebar ke 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Pengadaan alat baru tengah diusulkan.

Dispendukcapil berharap, rencana pengadaan itu bisa terealisasi pada 2022. Sehingga, alatnya bisa dioperasikan dan mampu melayani masyarakat dengan lebih baik. ”Mudah-mudahan bisa terlaksana,” tuturnya.

Layanan adminduk di Dispendukcapil menjadi sorotan DPRD karena tak maksimal. Alat sering error saat digunakan karena sudah terlalu tua. Dewan pun mendorong ada peremajaan alat. Supaya pelayanan tidak terganggu. (one/far)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2