alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Masih Ramai meski Ditutup, Penjagaan Alun-alun Bangil Diperketat

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Alun-alun Bangil sejatinya kini masih ditutup untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Namun kawasan setempat masih banyak dikunjungi warga setempat.

Kondisi itu pun jadi perhatian. Saat ini Satpol PP setempat melakukan pengetatan pengawasan Alun-alun Bangil. Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengungkapkan, pengetatan pengawasan dan penjagaan Alun-alun Bangil untuk menghindari kerumunan di wilayah setempat.

Sebab, tak jarang kawasan Alun-alun Bangil masih menjadi ajang masyarakat berkumpul. Padahal, kawasan setempat sudah ditutup untuk umum oleh Pemkab Pasuruan.

Hal ini seiring dengan wabah pandemi yang belum berakhir. Tujuannya tak lain untuk mencegah penyebaran wabah korona yang semakin merajalela.

“Ini sebagai upaya untuk mencegah kerumunan. Apalagi, kalau Sabtu dan Minggu. Kawasan setempat sangat ramai dikunjungi masyarakat,” bebernya.

Ia menambahkan, kalau Alun-alun Bangil sebenarnya sudah lama ditutup. Tapi tak jarang masyarakat yang bobol untuk masuk wilayah setempat. Bahkan, garis larangan masuk, juga kerap rusak.

“Begitu garis larangan masuk dipasang, sering rusak. Kami pasang lagi, rusak lagi. Akhirnya, pengawasan kami perketat,” urainya.

Pengetatan pengawasan ini, bakal dilangsungkan hingga 25 Januari. Namun tentu saja akan melihat kondisi yang ada. Karena bila kondisi tak kunjung membaik, penambahan waktu akan dilakukan.

“Memang penjagaan tidak dilakukan 24 jam, tapi ada petugas kami yang memantau. Kalau ditemukan warga yang nekat, tentu akan disanksi. Misalnya, teguran,” jelasnya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Alun-alun Bangil sejatinya kini masih ditutup untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Namun kawasan setempat masih banyak dikunjungi warga setempat.

Kondisi itu pun jadi perhatian. Saat ini Satpol PP setempat melakukan pengetatan pengawasan Alun-alun Bangil. Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengungkapkan, pengetatan pengawasan dan penjagaan Alun-alun Bangil untuk menghindari kerumunan di wilayah setempat.

Sebab, tak jarang kawasan Alun-alun Bangil masih menjadi ajang masyarakat berkumpul. Padahal, kawasan setempat sudah ditutup untuk umum oleh Pemkab Pasuruan.

Mobile_AP_Half Page

Hal ini seiring dengan wabah pandemi yang belum berakhir. Tujuannya tak lain untuk mencegah penyebaran wabah korona yang semakin merajalela.

“Ini sebagai upaya untuk mencegah kerumunan. Apalagi, kalau Sabtu dan Minggu. Kawasan setempat sangat ramai dikunjungi masyarakat,” bebernya.

Ia menambahkan, kalau Alun-alun Bangil sebenarnya sudah lama ditutup. Tapi tak jarang masyarakat yang bobol untuk masuk wilayah setempat. Bahkan, garis larangan masuk, juga kerap rusak.

“Begitu garis larangan masuk dipasang, sering rusak. Kami pasang lagi, rusak lagi. Akhirnya, pengawasan kami perketat,” urainya.

Pengetatan pengawasan ini, bakal dilangsungkan hingga 25 Januari. Namun tentu saja akan melihat kondisi yang ada. Karena bila kondisi tak kunjung membaik, penambahan waktu akan dilakukan.

“Memang penjagaan tidak dilakukan 24 jam, tapi ada petugas kami yang memantau. Kalau ditemukan warga yang nekat, tentu akan disanksi. Misalnya, teguran,” jelasnya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2