alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Bakar Habis Narkoba Beragam Jenis, Nilainya Jika Ditaksir Miliaran

BANGIL, Radar Bromo Ratusan bobol minuman keras, puluhan gram narkoba, serta ratusan ribu batang rokok ilegal hancur. Barang-barang bukti kasus kejahatan itu dimusnahkan agar tidak disalahgunakan. Perkaranya sudah tuntas.

Api berkobar saat Kajari Kabupaten Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro bersama Wakil Bupati Mujib Imron membakar sabu-sabu di dalam tong. Ada pula ganja dan pil koplo. Semua merupakan bukti kasus kriminal yang perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

DILINDAS: Sejumlah miras yang ikut dimusnahkan. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Begitu pula barang bukti ratusan botol minuman keras (miras). Barang-barang haram itu disebar di paving halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan di Raci. Kemudian, di depan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), botol-botol itu digilas dengan slender. Hancur semua. Aroma menyengat keluar ke udara.

Kajari Ramdhanu Dwiyantoro mengatakan, pemusnahan itu dilakukan terhadap barang-baarang bukti perkara sepanjang Januari hingga Juni 2022. Baik kasus pidana khusus maupun pidana umum. Kasusnya ditangani kepolisian maupun Bea Cukai Kabupaten Pasuruan.

BANGIL, Radar Bromo Ratusan bobol minuman keras, puluhan gram narkoba, serta ratusan ribu batang rokok ilegal hancur. Barang-barang bukti kasus kejahatan itu dimusnahkan agar tidak disalahgunakan. Perkaranya sudah tuntas.

Api berkobar saat Kajari Kabupaten Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro bersama Wakil Bupati Mujib Imron membakar sabu-sabu di dalam tong. Ada pula ganja dan pil koplo. Semua merupakan bukti kasus kriminal yang perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

DILINDAS: Sejumlah miras yang ikut dimusnahkan. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Begitu pula barang bukti ratusan botol minuman keras (miras). Barang-barang haram itu disebar di paving halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan di Raci. Kemudian, di depan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), botol-botol itu digilas dengan slender. Hancur semua. Aroma menyengat keluar ke udara.

Kajari Ramdhanu Dwiyantoro mengatakan, pemusnahan itu dilakukan terhadap barang-baarang bukti perkara sepanjang Januari hingga Juni 2022. Baik kasus pidana khusus maupun pidana umum. Kasusnya ditangani kepolisian maupun Bea Cukai Kabupaten Pasuruan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/