Anggaran Tes CPNS Kab Pasuruan 2019 Tersisa Rp 393 Juta

SERAP ANGGARAN: Pemberkasan peserta yang lolos tes CPNS awal tahun 2019 di BKPPD Kabupaten Pasuruan. Tahapan tes CPNS bakal dilanjut di awal tahun ini. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Sampai tutup tahun 2019, anggaran untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Pasuruan tidak terserap semuanya. Tercatat ada anggaran sisa sebesar Rp 393 juta yang masuk ke sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa).

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan Henis Widiyanto mengungkapkan, anggaran CPNS tak terserap sepenuhnya lantaran penerimaan CPNS dilanjut hingga tahun 2020.

“Karena secara teknis, kegiatan penerimaan CPNS di tahun 2019 kemarin berlanjut ke tahun 2020. Sehingga, ada anggaran yang tidak terserap. Anggaran yang tidak terserap ini masuk ke sisa anggaran atau Silpa,” ujar Henis.

Menurut Henis, total anggaran tes CPNS pada 2019 mencapai Rp 826 juta. Jumlah tersebut setelah ada penambahan anggaran di Perubahan APBD sebesar Rp 246 juta.

Kebutuhan penambahan anggaran ini lantaran di awal tahun 2019 lalu, ada penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Namun, setelah dibuka penerimaan CPNS sejak bulan November 2019 lalu untuk tes berbasis computer assisted tes (CAT) dan tes kemampuan bidang ternyata dilanjutkan di awal 2020 ini.

Sehingga, anggaran CPNS tahun 2019 memang tersisa sebesar Rp 393 juta. “Dan secara teknis, se-Indonesia semuanya diundur tesnya menjadi awal tahun 2020 ini. Sehingga, memang anggaran untuk tes tidak terpakai dan menjadi sisa anggaran,” terangnya.

Sedangkan, BKPPD Kabupaten Pasuruan kembali menganggarkan di tahun APBD 2020 ini untuk tes lanjutan CPNS tahun lalu. Total untuk anggaran tes CPNS tahun 2020 mencapai Rp 2,4 miliar. Jumlah ini untuk lanjutan tes CPNS tahun lalu, penerimaan CPNS tahun 2020 dan penerimaan P3K tahun 2020 ini. (eka/mie)