alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Sopir Ngantuk, Pikap Hantam Truk di Tol Pasuruan- Gempol, 1 Tewas  

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BEJI, Radar Bromo-Ini peringatan bagi kita agar tak mengemudi dalam kondisi mengantuk. Lengah sedikit, bisa berujung petaka. Hal itu seperti yang terjadi di jalan tol Gempol-Pasuruan masuk Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Senin siang (19/4).

Kecelakaan maut terjadi. Sebuah pikap menabrak truk. Akibatnya seorang mengalami kecelakaan. Korban nahas itu diketahui bernama Agy Swantoro, warga Siliragung, Desa Seneporejo, Kecamatan Silirkrombang, Banyuwangi.

Kecelakaan maut itu terjadi Senin siang (19/4). Informasinya, siang itu korban hendak menuju ke Surabaya. Korban menumpangi mobil pikap nopol P 8350 VC dari arah Pasuruan.

Kala itu, ia bersama pamannya, Mohammad Ali Hasan, 38. Mereka berangkat dari Banyuwangi melewati jalan tol Pasuruan-Surabaya. Pikap itu disopiri Mohammad Ali Hasan.

Awalnya, memang tidak ada masalah. Hingga keduanya sampai di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji. Petaka itupun, tak dapat dihindari.

Diduga, sopir pikap mengantuk. Akibatnya, membuat konsentrasi sopir menghilang. Pikap yang dikendaraipun, tak terkendali.

Pikap tersebut mengarah ke kiri. Padahal, ada truk yang melaju di sisi kiri. Tanpa bisa dicegah, pikap akhirnya menabrak bagian belakang truk.

Gara-gara menabrak truk yang kemudikan I Komang Tanu Wirawan, 37, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Bali, penumpang pikap Agy Swantoro mengalami luka parah. Mulutnya robek, dahi lecet dan memar. Kepala kirinya memar, hidung, telinga dan mulutnya keluar darah.

Korban meninggal saat perjalanan ke RSUD Bangil. “Penumpang pikap, mengalami luka parah hingga meninggal dunia. Sementara sopir pikap, tidak mengalami luka berarti,” terang Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Andhika Lubis.

Andhika menguraikan, pihak kepolisian masih menyelidiki kecelakaan tersebut. Namun dugaan awal, karena sopir pikap mengantuk. (one/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 1

BEJI, Radar Bromo-Ini peringatan bagi kita agar tak mengemudi dalam kondisi mengantuk. Lengah sedikit, bisa berujung petaka. Hal itu seperti yang terjadi di jalan tol Gempol-Pasuruan masuk Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Senin siang (19/4).

Kecelakaan maut terjadi. Sebuah pikap menabrak truk. Akibatnya seorang mengalami kecelakaan. Korban nahas itu diketahui bernama Agy Swantoro, warga Siliragung, Desa Seneporejo, Kecamatan Silirkrombang, Banyuwangi.

Kecelakaan maut itu terjadi Senin siang (19/4). Informasinya, siang itu korban hendak menuju ke Surabaya. Korban menumpangi mobil pikap nopol P 8350 VC dari arah Pasuruan.

Mobile_AP_Half Page

Kala itu, ia bersama pamannya, Mohammad Ali Hasan, 38. Mereka berangkat dari Banyuwangi melewati jalan tol Pasuruan-Surabaya. Pikap itu disopiri Mohammad Ali Hasan.

Awalnya, memang tidak ada masalah. Hingga keduanya sampai di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji. Petaka itupun, tak dapat dihindari.

Diduga, sopir pikap mengantuk. Akibatnya, membuat konsentrasi sopir menghilang. Pikap yang dikendaraipun, tak terkendali.

Pikap tersebut mengarah ke kiri. Padahal, ada truk yang melaju di sisi kiri. Tanpa bisa dicegah, pikap akhirnya menabrak bagian belakang truk.

Gara-gara menabrak truk yang kemudikan I Komang Tanu Wirawan, 37, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Bali, penumpang pikap Agy Swantoro mengalami luka parah. Mulutnya robek, dahi lecet dan memar. Kepala kirinya memar, hidung, telinga dan mulutnya keluar darah.

Korban meninggal saat perjalanan ke RSUD Bangil. “Penumpang pikap, mengalami luka parah hingga meninggal dunia. Sementara sopir pikap, tidak mengalami luka berarti,” terang Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Andhika Lubis.

Andhika menguraikan, pihak kepolisian masih menyelidiki kecelakaan tersebut. Namun dugaan awal, karena sopir pikap mengantuk. (one/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2