alexametrics
28C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Warga Binaan Rutan Bangil Mudah Terserang Gatal-Gatal

BANGIL, Radar Bromo – Ratusan warga binaan Rutan Bangil belum bisa terbebas dari penyakit gatal-gatal. Ruangan yang lembap ditambah orang berdesakan dalam satu ruangan, membuat penyakit gatal-gatal itu sulit dihilangkan.

Kepala Rutan Bangil Tristiantoro Adi Wibowo mengungkapkan, penyakit gatal-gatal yang dialami warga binaan Rutan Bangil sulit dihilangkan sepenuhnya. Mereka mudah tertular penyakit kulit itu seiring dengan kondisi ruang tahanan.

Selain lembap, setiap ruangan yang ada dijubeli warga binaan. Sehingga, penyakit ini mudah menular ke yang lainnya. “Penyakit kulit ini mudah menular antarwarga binaan. Mengingat, ruangan tahanan kan lembap. Apalagi, mereka sering bersinggungan antara satu dengan yang lainnya,” jelas Bowo –sapaannya.

Menurutnya, jumlah penderita gatal-gatal di Rutan Bangil cukup tinggi. Bahkan, bisa lebih dari separo penghuni rutan. Saat ini, ada sekitar 457 warga binaan yang tinggal di Rutan Bangil.

Dari jumlah itu, hampir 300 orang yang mengalami gatal-gatal. “Lebih dari separo tahanan di sini mengalami gatal-gatal,” ujarnya.

Penanganan dan pencegahan sejatinya terus dilakukan. Selain instruksi untuk rajin menjemur pakaian, pihaknya juga mengingatkan agar warga binaan tidak berganti-ganti handuk dengan warga binaan lainnya. Selain itu, pengobatan dengan pemberian salep juga dilakukan.

Namun, upaya agara nol penyakit gatal-gatal tidak bisa direalisasikan. “Kami sudah berusaha, tapi masih saja ada yang terserang gatal-gatal. Susah memang menghilangkan karena penyakit ini memang mudah menular,” ungkapnya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU