alexametrics
26.8 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Pria Ini Terpergok Sopir saat Beraksi Mau Pecahkan Kaca Truk di Beji

BEJI, Radar Bromo Lika-liku Umar Rahmat, 53, dalam melancarkan aksi kejahatan harus terhenti. Itu setelah warga Darma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, berhasil ditangkap polisi. Ia ditangkap petugas setelah terpergok saat beraksi.

Kanitreskrim Polsek Beji, AKP Suparlan mengungkapkan, tersangka ditangkap Sabtu (16/4) siang. Ketika ia sedang menjalankan misinya. Dia hendak mencuri speedometer truk yang tengah parkir di tepi jalan.

Aksi itu, sebenarnya tidak dilakukannya sendirian. Melainkan bersama rekannya, IW yang berhasil melarikan diri. “Mereka berbagi peran. Rahmat berperan sebagai eksekutor. Sementara rekannya yang DPO, berperan sebagai joki plus mengamati situasi,” jelasnya saat mendampingi Kapolsek Beji, Kompol Akhmad.

Kedua pelaku berkeliling dulu sebelum beraksi. Mereka mengendarai motor berboncengan untuk mencari mangsa. Hingga sampai di Gondanglegi, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji. Keduanya mendapati truk tronton yang terparkir di tepi jalan. Truk itupun menjadi sasaran kedua pelaku.

Truk tronton itu sengaja ditinggal sopirnya, Deni Hariyanto, 34, warga Desa Tompoasri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Lantaran truk tronton tersebut mogok.

“Korban pulang sebentar. Dan sekitar pukul 10.00, ia balik ke lokasi, tempat truknya parkir,” sambungnya.

Ketika kembali itulah, korban melihat pelaku keluar dari kabin kendaraan truk tronton nopol S 7554 UN yang diparkirnya. Sambil membawa speedometer yang terbungkus tas plastik. Sementara, satu pelaku lainnya, berada di atas motor, berada di belakang truk.

Sontak, hal itu membuat korban terperanjat. Ia pun langsung berteriak maling sembari mengejar kedua pelaku. Teriakan tersebut, terdengar warga. Kebetulan, ada petugas kepolisian yang sedang patroli.

Mereka pun akhirnya berhasil menangkap satu pelaku. Sementara, satu lainnya, berhasil kabur. Atas kejadian itulah, tersangka pun diamankan dan dijebloskan ke penjara.

Parlan mengungkapkan, tersangka memang merupakan spesialis pecah kaca. Sebelumnya, ia sudah lima kali melakukan aksi serupa. Selain di sekitaran Apollo Gempol, tersangka juga melancarkan aksinya di Kejapanan, Kecamatan Gempol dan tempat lainnya.

“Modusnya, dengan memecahkan kaca menggunakan obeng. Selanjutnya masuk kabin dan melepas speedometer dari dashboard,” bebernya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUHP. Ancamannya 5 tahun penjara. (one/fun)

 

BEJI, Radar Bromo Lika-liku Umar Rahmat, 53, dalam melancarkan aksi kejahatan harus terhenti. Itu setelah warga Darma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, berhasil ditangkap polisi. Ia ditangkap petugas setelah terpergok saat beraksi.

Kanitreskrim Polsek Beji, AKP Suparlan mengungkapkan, tersangka ditangkap Sabtu (16/4) siang. Ketika ia sedang menjalankan misinya. Dia hendak mencuri speedometer truk yang tengah parkir di tepi jalan.

Aksi itu, sebenarnya tidak dilakukannya sendirian. Melainkan bersama rekannya, IW yang berhasil melarikan diri. “Mereka berbagi peran. Rahmat berperan sebagai eksekutor. Sementara rekannya yang DPO, berperan sebagai joki plus mengamati situasi,” jelasnya saat mendampingi Kapolsek Beji, Kompol Akhmad.

Kedua pelaku berkeliling dulu sebelum beraksi. Mereka mengendarai motor berboncengan untuk mencari mangsa. Hingga sampai di Gondanglegi, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji. Keduanya mendapati truk tronton yang terparkir di tepi jalan. Truk itupun menjadi sasaran kedua pelaku.

Truk tronton itu sengaja ditinggal sopirnya, Deni Hariyanto, 34, warga Desa Tompoasri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Lantaran truk tronton tersebut mogok.

“Korban pulang sebentar. Dan sekitar pukul 10.00, ia balik ke lokasi, tempat truknya parkir,” sambungnya.

Ketika kembali itulah, korban melihat pelaku keluar dari kabin kendaraan truk tronton nopol S 7554 UN yang diparkirnya. Sambil membawa speedometer yang terbungkus tas plastik. Sementara, satu pelaku lainnya, berada di atas motor, berada di belakang truk.

Sontak, hal itu membuat korban terperanjat. Ia pun langsung berteriak maling sembari mengejar kedua pelaku. Teriakan tersebut, terdengar warga. Kebetulan, ada petugas kepolisian yang sedang patroli.

Mereka pun akhirnya berhasil menangkap satu pelaku. Sementara, satu lainnya, berhasil kabur. Atas kejadian itulah, tersangka pun diamankan dan dijebloskan ke penjara.

Parlan mengungkapkan, tersangka memang merupakan spesialis pecah kaca. Sebelumnya, ia sudah lima kali melakukan aksi serupa. Selain di sekitaran Apollo Gempol, tersangka juga melancarkan aksinya di Kejapanan, Kecamatan Gempol dan tempat lainnya.

“Modusnya, dengan memecahkan kaca menggunakan obeng. Selanjutnya masuk kabin dan melepas speedometer dari dashboard,” bebernya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUHP. Ancamannya 5 tahun penjara. (one/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/