alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Dispendukcapil Kab Pasuruan Ajukan 50 Ribu Blangko E-KTP ke Pusat

BANGIL, Radar Bromo – Pencetakan e-KTP di Kabupaten Pasuruan mulai lancar sejak awal 2020. Meski begitu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat tetap mengusulkan ada tambahan 50 ribu blangko lagi.

Hal itu untuk mencukupi pergantian dari Surat Keterangan (Suket) dan permintaan baru. Yudha Triwidya Sasongko, kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan menjelaskan, pencetakkan e-KTP sudah lancar sejak awal tahun lalu. Ini, lantaran dari pusat sudah tidak lagi membatasi permintaan blangko.

“Sejak awal tahun ini, blangko memang belum pernah sampai habis. Namun, jumlah yang didrop ke daerah memang masih bertahap. Dan, belum bisa diberikan dalam jumlah besar,” terang Yudha.

Ia menerangkan, awal tahun ini sudah kembali mengusulkan blangko e-KTP sebanyak 50 ribu blangko. Jumlah ini sama dengan jumlah suket yang sudah diterbitkan sejak pertengahan tahun 2019 lalu.

Secara bertahap, sampai pertengahan Februari lalu sudah ada yang diganti dengan cetak e-KTP. Namun, untuk mengantisipasi, Dispendukcapil meminta kuota usulan.

Saat ini Dispendukcapil secara proaktif setiap minggu meminta tambahan ke pusat. “Setiap minggu, kami proaktif ke Jakarta. Dan kuota blangko yang diberikan memang beragam. Kadang 3 ribu, 5 ribu, dan minggu kemarin sampai 10 ribu,” terangnya.

Agar blangko tidak sampai habis, jika kuota menipis, maka ada petugas Dispendukcapil yang langsung mengambail blangko ke Pusat. Karena sifat pemberian masih bertahap, maka Dispendukcapil meminta kuota sebanyak 50 ribu blangko lagi.

“Jumlah usulan 50 ribu blangko ini untuk kebutuhan pergantian suket yang belum diganti. Ada peminta e-KTP baru yang usia 17 tahun, juga yang meminta pergantian data,” terangnya.

Sampai pertengahan Februari ini, tercatat dari 50 ribu suket sudah separo atau 25 ribu warga yang meminta cetak blangko. Sedangkan sisanya, 25 ribu masih belum meminta atau proses di kecamatan. (eka/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Pencetakan e-KTP di Kabupaten Pasuruan mulai lancar sejak awal 2020. Meski begitu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat tetap mengusulkan ada tambahan 50 ribu blangko lagi.

Hal itu untuk mencukupi pergantian dari Surat Keterangan (Suket) dan permintaan baru. Yudha Triwidya Sasongko, kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan menjelaskan, pencetakkan e-KTP sudah lancar sejak awal tahun lalu. Ini, lantaran dari pusat sudah tidak lagi membatasi permintaan blangko.

“Sejak awal tahun ini, blangko memang belum pernah sampai habis. Namun, jumlah yang didrop ke daerah memang masih bertahap. Dan, belum bisa diberikan dalam jumlah besar,” terang Yudha.

Ia menerangkan, awal tahun ini sudah kembali mengusulkan blangko e-KTP sebanyak 50 ribu blangko. Jumlah ini sama dengan jumlah suket yang sudah diterbitkan sejak pertengahan tahun 2019 lalu.

Secara bertahap, sampai pertengahan Februari lalu sudah ada yang diganti dengan cetak e-KTP. Namun, untuk mengantisipasi, Dispendukcapil meminta kuota usulan.

Saat ini Dispendukcapil secara proaktif setiap minggu meminta tambahan ke pusat. “Setiap minggu, kami proaktif ke Jakarta. Dan kuota blangko yang diberikan memang beragam. Kadang 3 ribu, 5 ribu, dan minggu kemarin sampai 10 ribu,” terangnya.

Agar blangko tidak sampai habis, jika kuota menipis, maka ada petugas Dispendukcapil yang langsung mengambail blangko ke Pusat. Karena sifat pemberian masih bertahap, maka Dispendukcapil meminta kuota sebanyak 50 ribu blangko lagi.

“Jumlah usulan 50 ribu blangko ini untuk kebutuhan pergantian suket yang belum diganti. Ada peminta e-KTP baru yang usia 17 tahun, juga yang meminta pergantian data,” terangnya.

Sampai pertengahan Februari ini, tercatat dari 50 ribu suket sudah separo atau 25 ribu warga yang meminta cetak blangko. Sedangkan sisanya, 25 ribu masih belum meminta atau proses di kecamatan. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/