alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Tambah Ambulans Emergency RSUD Bangil, Dikucuri Rp 750 Juta

BANGIL, Radar Bromo – Tahun ini armada di RSUD Bangil bakal bertambah. Hal itu seiring dengan adanya rencana pembelian ambulans tambahan untuk rumah sakit pelat merah tersebut.

Anggaran sekitar Rp 750 juta dialokasikan untuk merealisasikannya. Dana tersebut, diperuntukkan membeli satu unit ambulans emergency beserta peralatan di dalamnya.

Humas RSUD Bangil M. Hayat mengatakan, jumlah ambulans yang dimiliki RSUD Bangil saat ini cukup terbatas. Terutama untuk emergency yang kasusnya semakin meningkat.

Sehingga dibutuhkan penyesuaian untuk meningkatkan pelayanan. “Makanya, kami akan menambah ambulans khusus emergency tahun 2021 ini,” jelas Hayat.

Menurut Hayat, saat ini ada kurang lebih sebelas ambulans yang ada di RSUD Bangil. Baik untuk emergency ataupun jenazah. Jumlah tersebut masih sangat terbatas. Jika ditinjau dari kebutuhan yang ada. “Terutama ambulans emergency yang ada di IGD (Instalasi Gawat Darurat). Jumlahnya masih minim,” bebernya.

Untuk itulah, pihaknya berencana untuk melakukan penambahan. Dana Rp 750 juta dialokasikan dari DBHCHT. “Harganya mahal karena memang ditunjang dengan sarana medis di dalamnya,” ulasnya. (one/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Tahun ini armada di RSUD Bangil bakal bertambah. Hal itu seiring dengan adanya rencana pembelian ambulans tambahan untuk rumah sakit pelat merah tersebut.

Anggaran sekitar Rp 750 juta dialokasikan untuk merealisasikannya. Dana tersebut, diperuntukkan membeli satu unit ambulans emergency beserta peralatan di dalamnya.

Humas RSUD Bangil M. Hayat mengatakan, jumlah ambulans yang dimiliki RSUD Bangil saat ini cukup terbatas. Terutama untuk emergency yang kasusnya semakin meningkat.

Sehingga dibutuhkan penyesuaian untuk meningkatkan pelayanan. “Makanya, kami akan menambah ambulans khusus emergency tahun 2021 ini,” jelas Hayat.

Menurut Hayat, saat ini ada kurang lebih sebelas ambulans yang ada di RSUD Bangil. Baik untuk emergency ataupun jenazah. Jumlah tersebut masih sangat terbatas. Jika ditinjau dari kebutuhan yang ada. “Terutama ambulans emergency yang ada di IGD (Instalasi Gawat Darurat). Jumlahnya masih minim,” bebernya.

Untuk itulah, pihaknya berencana untuk melakukan penambahan. Dana Rp 750 juta dialokasikan dari DBHCHT. “Harganya mahal karena memang ditunjang dengan sarana medis di dalamnya,” ulasnya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/