CJH Kab Pasuruan Tak Ada Yang Ajukan Pengembalian Paspor

BANGIL, Radar Bromo – Pelaksanaan ibadah haji tahun ini tertunda. Meski begitu, sampai kemarin (15/9) belum ada calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Pasuruan yang mengajukan pengembalian paspor.

Masih sulitnya bepergian membuat CJH memilih tetap menaruh paspor sampai keberangkatan haji tahun depan.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan Imron Muhadi mengatakan bahwa sampai kemarin jumlah paspor yang disimpan di Kemenag masih utuh. Sebab, tidak ada satupun CJH yang mengajukan pengembalian paspor.

“Sejak dipastikan ibadah haji tahun 2020 kemarin tertunda, dari Kemenag Pusat mempersilakan bagi CJH untuk mengambil paspornya. Namun, memang tidak ada sama sekali yang mengajukan pengembalian paspor,” terang Imron.

Ia menjelaskan, tercatat pengembalian hanya diajukan untuk BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) saja. Tercatat ada 18 CJH yang mengajukan pengembalian biaya haji yang disetorkan awal tahun 2020.

Namun, kendati ada yang mengajukan pengembalian BPIH, untuk paspor tidak serta merta diminta. Belum adanya yang mengajukan pengembalian paspor diduga juga lantaran kondisi saat ini yang masih sulit bepergian ke luar negeri.

“Karena kegiatan travelling juga terbatas sehingga kebutuhan paspor juga tidak urgen. Sehingga, semua paspor jamaah masih kami simpan,” terangnya.

Tercatat jumlah paspor CJH yang sudah terkumpul mencapai 1.225 CJH. Jumlah CJH yang tertunda ini dipastikan masuk dalam kuota haji tahun 2021 mendatang. (eka/mie)