alexametrics
24C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Hunian Sesak, Sulit Hilangkan Gatal-Gatal di Rutan Bangil

BANGIL, Radar Bromo – Sesaknya hunian Rutan Bangil, membuat warga binaan di rutan setempat diintai berbagai penyakit. Salah satunya, penyakit kulit yang hingga saat ini belum bisa dituntaskan penularannya.

Ratusan warga binaan setempat hingga kini dihinggapi penyakit kulit berupa gatal-gatal. Kondisi ini bahkan berlangsung lama. Hingga saat ini, terus menjalari penghuninya.”Memang untuk gatal-gatal, sudah menjadi hal biasa di sini,” kata Kepala Rutan Bangil Tristiantoro Adi Wibowo.

Menurut Bowo –sapaan akrabnya-, ada sekitar 450 warga binaan yang tinggal di Rutan Bangil. Dari jumlah itu, lebih dari 100 orang yang terserang gatal-gatal.

Penyakit tersebut memang susah dihilangkan. Selain lingkungan yang lembap, juga dipengaruhi banyaknya hunian. Sehingga, ketika ada yang sakit gatal-gatal, mudah menular ke yang lain.

“Jaga jarak kan susah diterapkan. Karena kapasitas Rutan yang overload. Ini yang akhirnya mempengaruhi mudahnya penularan penyakit gatal-gatal ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, upaya untuk memerangi penyakit gatal-gatal ini memang dilakukan. Selain menghindari tukar handuk antarwarga binaan, juga dengan pengobatan. Warga binaan diminta melakukan pengobatan mandiri agar bisa sembuh dari gatal-gatal tersebut. “Selain menekankan agar menjaga kebersihan, kami memberi salep untuk mengobati gatal-gatal warga binaan,” ulasnya.

Memang, kata Bowo, penyakit gatal-gatal ini susah untuk dihilangkan sepenuhnya. Namun setidaknya, bisa diminimalisasi penderitanya. Sejauh ini, jumlah penderita gatal-gatal tersebut terus berkurang. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU