alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Jumlah E-Warung di Kab Pasuruan Bertambah Jadi 306

BANGIL, Radar Bromo – Bertambahnya jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sekarang disebut program paket sembako, membuat kebutuhan agen e-warung bertambah. Saat ini tercatat sudah ada 306 e-warung di Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan Suwito Adi mengatakan, pihaknya memang terus mendorong ada penambahan jumlah e-warung, sebagai agen penukaran kartu paket sembako.

“Jumlahnya kami upayakan terus bertambah. Termasuk saat ini sudah ada 306 e-warung se-Kabupaten Pasuruan,” ujar Suwito.

Dari data yang ada di Dinsos, pada akhir 2019 lalu, jumlah e-warung atau dulu disebut agen BPNT memang masih diangka 280-an agen. Padahal, jumlah desa dan kelurahan se-Kabupaten Pasuruan mencapai 365 Desa. Sehingga, memang belum semua desa atau kelurahan ada agen e-warung.

Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang desa/kelurahannya belum ada e-warung, sementara harus ke e-warung terdekat di desa lain. “Ke depan kami upayakan agar terus ada tambahan. Target kami, paling tidak 1 desa ada 1 e-warung. Sehingga, akses pencairan kartu paket sembako bisa lebih mudah,” terangnya. (eka/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Bertambahnya jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sekarang disebut program paket sembako, membuat kebutuhan agen e-warung bertambah. Saat ini tercatat sudah ada 306 e-warung di Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan Suwito Adi mengatakan, pihaknya memang terus mendorong ada penambahan jumlah e-warung, sebagai agen penukaran kartu paket sembako.

“Jumlahnya kami upayakan terus bertambah. Termasuk saat ini sudah ada 306 e-warung se-Kabupaten Pasuruan,” ujar Suwito.

Dari data yang ada di Dinsos, pada akhir 2019 lalu, jumlah e-warung atau dulu disebut agen BPNT memang masih diangka 280-an agen. Padahal, jumlah desa dan kelurahan se-Kabupaten Pasuruan mencapai 365 Desa. Sehingga, memang belum semua desa atau kelurahan ada agen e-warung.

Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang desa/kelurahannya belum ada e-warung, sementara harus ke e-warung terdekat di desa lain. “Ke depan kami upayakan agar terus ada tambahan. Target kami, paling tidak 1 desa ada 1 e-warung. Sehingga, akses pencairan kartu paket sembako bisa lebih mudah,” terangnya. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/