alexametrics
26C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Luasan RTH di Kab Pasuruan Masih di Bawah 10 Persen

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah Kabupaten Pasuruan masih minim. Hal itu dipengaruhi ketersediaan lahan untuk RTH yang tak mumpuni.

Belum lagi, pengadaan lahan untuk RTH tidaklah murah. Anggaran daerah yang terbatas, juga menjadi penghambat dalam pengembangan RTH di Kabupaten Pasuruan.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Pasuruan Suprapto mengungkapkan, ketersediaan RTH di Kabupaten Pasuruan memang masih rendah. Bahkan, jauh di bawah 10 persen.

Idealnya, ketersediaan RTH di tiap daerah adalah 20 persen dari luasan wilayah. Untuk Kabupaten Pasuruan, sekitar 28 ribu hektare. Sebab, luasan wilayah Kabupaten Pasuruan mencapai kurang lebih 144 ribu hektare.

“Keberadaan RTH di Kabupaten Pasuruan, memang masih minim. Jauh dari ideal. Bahkan, jauh di bawah 10 persen,” ungkap Suprapto kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Ia menambahkan, RTH tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Seperti Alun-alun Bangil, hutan kota, dan tempat-tempat lain. Pemkab sendiri sejauh ini kesulitan untuk memperluas RTH, jika hanya mengandalkan keuangan daerah.

Sebab, anggaran yang dibutuhkan, tidaklah sedikit. Sementara, anggaran yang tersedia, terbatas. Sehingga, diperlukan support dari pihak lain dan pelaku usaha untuk merealisasikannya.

“Kami mendorong agar perusahaan menyalurkan CSR (corporate social responsibility)-nya dengan membuat taman-taman di depan perusahaan atau area perusahaan. Dengan begitu, luasan RTH bisa bertambah,” sampainya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU