alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Kejar Herd Immunity, Vaksin Didrop, Vaksinator Ditambah

BANGIL, Radar Bromo – Polres Pasuruan membutuhkan puluhan relawan vaksinator untuk mempercepat vaksinasi. Kapolres AKBP Erick Frendriz menyatakan, cakupan vaksinasi saat ini masih jauh dari target. Belum 11 persen dari target 70 persen sasaran.

”Kami membutuhkan tambahan banyak vaksinator,” ujarnya di sela-sela melihat vaksinasi santri di Ponpes Wahid Hasyim, Bangil, Rabu (11/8).

Menurut dia, pemerintah telah menyiapkan tambahan dosis vaksin. Ada kurang lebih 7,5 juta vaksin secara nasional yang akan didrop. Termasuk, kuota bagi wilayah Kabupaten Pasuruan. Untuk menunjang program vaksinasi itulah, perlu relawan vaksinator tambahan.

Hingga saat ini, sudah ada 15 tim vaksinator yang direkrut Polres Pasuruan. Mereka berasal dari kalangan medis klinik swasta dan perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan.

Setiap tim terdiri atas empat orang. Belum termasuk petugas administrasi, seperti pencetakan kartu vaksin. ”Sekarang sudah ada 15 tim dan mudah-mudahan di-SK-kan oleh bupati,” sambungnya. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Polres Pasuruan membutuhkan puluhan relawan vaksinator untuk mempercepat vaksinasi. Kapolres AKBP Erick Frendriz menyatakan, cakupan vaksinasi saat ini masih jauh dari target. Belum 11 persen dari target 70 persen sasaran.

”Kami membutuhkan tambahan banyak vaksinator,” ujarnya di sela-sela melihat vaksinasi santri di Ponpes Wahid Hasyim, Bangil, Rabu (11/8).

Menurut dia, pemerintah telah menyiapkan tambahan dosis vaksin. Ada kurang lebih 7,5 juta vaksin secara nasional yang akan didrop. Termasuk, kuota bagi wilayah Kabupaten Pasuruan. Untuk menunjang program vaksinasi itulah, perlu relawan vaksinator tambahan.

Hingga saat ini, sudah ada 15 tim vaksinator yang direkrut Polres Pasuruan. Mereka berasal dari kalangan medis klinik swasta dan perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan.

Setiap tim terdiri atas empat orang. Belum termasuk petugas administrasi, seperti pencetakan kartu vaksin. ”Sekarang sudah ada 15 tim dan mudah-mudahan di-SK-kan oleh bupati,” sambungnya. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/