Radar Bromo

Tambah 10.547 Penerima PBIN di Semester Pertama Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Usai menonaktifkan kepesertaan yang invalid sebanyak 167 ribu peserta tahun ini, bakal ada tambahan kepesertaan warga kurang mampu lewat Penerima Bantuan Iuran Nasional (PBIN) di Kabupaten Pasuruan. Tambahannya mencapai 10.547 dalam semester pertama lalu.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) pada Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan Mahmuda Nur mengatakan, pihaknya tetap rutin melakukan verifikasi dan validasi (verval) kepada penerima bantuan pemerintah yang masuk dalam PBIN BPJS Kesehatan.

“Selain menonaktifkan peserta yang terdata invalid, tahun ini juga kami melakukan pengajuan kepesertaan ke Pusat. Dan semester pertama lalu ada tambahan sebanyak 10.547 peserta baru,” terangnya.

Mahmuda mengatakan, penonaktifan peserta yang dibiayai pusat ini setelah ada verifikasi lagi data peserta PBIN. Dan ditemukan ada permasalahan anomali data seperti NIK ganda, data tidak ada, sampai juga peserta sudah meninggal, dan sudah mampu.

Dikatakan bahwa penonaktifan ini telah ditetapkan oleh Keputusan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ditandatangani oleh Kementerian Sosial. Selain penonaktifan, dari pusat juga bisa mengajukan tambahan kepesertaan baru.

Tambahan peserta ini merupakan pengajuan dari warga kurang mampu yang mengajukan ke Dinsos baik lewat kantor Dinsos ataupun lewat kegiatan Kenduren Mas. “Setelah ada tambahan kepesertaaan ini, sehingga total kepesertaan warga kurang mampu yang dibiayai oleh anggaran pusat mencapai 658.979 peserta,” ujarnya. (eka/mie)