alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Asyik, Insentif Guru Paud di Kab Pasuruan Bakal Dinaikkan

BANGIL, Radar Bromo – Ini kabar baik buat para bunda PAUD. Insentif untuk guru-guru pendidikan anak usia dini itu akan dinaikkan. Pemkab Pasuruan berencana mengusulkan tambahan pendapatan tersebut pada RAPBD 2023.

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron mengatakan, insentif yang didapatkan guru-guru PAUD memang terbilang minim. Sekitar Rp 300 ribu per bulan. Nilainya perlu ditingkatkan.

”Insyaallah. Kalau memang memungkinkan, kami naikkan,” ungkapnya.

Menurut Gus Mujib –sapaannya-, tambahan akan diusulkan pada RAPBD 2023 senilai sekitar Rp 100 ribu. Bila terealisasi, guru-guru PAUD bisa mendapatkan insentif hingga Rp 400 ribu per bulan.

Rencana itu tentu mengandung konsekuensi. Anggaran yang harus dikeluarkan daerah lebih besar. Saat ini, alokasi anggaran untuk insentif guru PAUD mencapai sekira Rp 11,7 miliar.

Angka itu dihitung dari jumlah bunda PAUD yang mencapai 3.258 orang di Kabupaten Pasuruan. Artinya, Pemkab Pasuruan diperkirakan harus menyiapkan tambahan dana hingga Rp 3,9 miliar. Jadi, total Rp 15,6 miliar.

”Kebutuhannya memang besar. Makanya kami lihat kemampuan daerah dulu,” tambah Gus Mujib. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Ini kabar baik buat para bunda PAUD. Insentif untuk guru-guru pendidikan anak usia dini itu akan dinaikkan. Pemkab Pasuruan berencana mengusulkan tambahan pendapatan tersebut pada RAPBD 2023.

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron mengatakan, insentif yang didapatkan guru-guru PAUD memang terbilang minim. Sekitar Rp 300 ribu per bulan. Nilainya perlu ditingkatkan.

”Insyaallah. Kalau memang memungkinkan, kami naikkan,” ungkapnya.

Menurut Gus Mujib –sapaannya-, tambahan akan diusulkan pada RAPBD 2023 senilai sekitar Rp 100 ribu. Bila terealisasi, guru-guru PAUD bisa mendapatkan insentif hingga Rp 400 ribu per bulan.

Rencana itu tentu mengandung konsekuensi. Anggaran yang harus dikeluarkan daerah lebih besar. Saat ini, alokasi anggaran untuk insentif guru PAUD mencapai sekira Rp 11,7 miliar.

Angka itu dihitung dari jumlah bunda PAUD yang mencapai 3.258 orang di Kabupaten Pasuruan. Artinya, Pemkab Pasuruan diperkirakan harus menyiapkan tambahan dana hingga Rp 3,9 miliar. Jadi, total Rp 15,6 miliar.

”Kebutuhannya memang besar. Makanya kami lihat kemampuan daerah dulu,” tambah Gus Mujib. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/