alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Perbaikan Rel KA Latek di Bangil Molor, Kemacetan Bakal Makin Lama

BANGIL, Radar Bromo – Sejumlah kendala terjadi selama perbaikan rel kereta api (KA) Latek di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Karena kendala itu, waktu perbaikan pun molor. Dan imbasnya, kemacetan yang terjadi di jalan nasional jurusan Surabaya-Pasuruan selama perbaikan dilakukan akan berlangsung lebih lama.

Sesuai dengan jadwal, seharusnya perbaikan rel KA itu sudah tuntas Selasa (8/9). Namun, hingga saat ini perbaikan rel KA itu belum juga rampung.

Pelaksana Harian Manager Humas PT KAI DAOP 9 Jember Radhitya Mardika Putra mengungkapkan, perbaikan rel KA Latek mulai dilakukan pada Rabu (2/9). Sesuai jadwal, seharusnya perbaikannya selesai dalam waktu enam hari atau 8 September 2020.

Menurut Radhitya, perbaikan rel KA di Latek berupa peremajaan bantalan serta rel sepanjang kurang lebih 60 meter. Peremajaan dilakukan dengan mengganti rel dan bantalan KA di wilayah setempat.

Pelaksanaannya sendiri dilakukan hanya malam hari. Sementara siang hari tidak ada aktivitas. Tujuannya, untuk mencegah kemacetan di ruas jalan setempat di siang hari. Sebab, pada siang hari intensitas kendaraan yang melintas tinggi.

Namun, sejumlah kendala terjadi di lapangan selama proses perbaikan. Sehingga, membuat penyelesaian pekerjaan tersebut molor. Salah satunya, intensitas kendaraan yang melintas tinggi, bahkan pada malam hari sekalipun.

“Salah satu kendala kami di lapangan yaitu intensitas kendaraan di ruas jalan setempat yang tinggi. Itu, membuat aktivitas pengerjaan di malam hari belum bisa dijalankan sesuai yang diharapkan,” ungkap dia.

Karena intensitas kendaraan yang tinggi, perbaikan pun tidak bisa maksimal dilakukan. Di sisi lain, perbaikan rel KA itu membuat sejumlah pengendara tak nyaman. Kondisi rel KA yang sedang dalam perbaikan, membuat pengendara harus melintasi rel dengan pelan-pelan dan hati-hati. Terutama pengendara roda dua.

Namun, tak jarang pengendara terjebak di sela-sela perlintasan yang sedang diperbaiki. Kondisi itu pun menimbulkan kemacetan. Sehingga, membuat keluhan pun bermunculan. Seperti yang dilontarkan Agus Efendi, warga Glanggang, Kecamatan Beji.

Dia mengaku sering terjebak macet panjang selama perlintasan KA Latek diperbaiki. Karena itu, dia berharap perbaikan rel KA bisa diselesaikan secepatnya. Supaya, pengendara bisa lebih nyaman dan tak terjebak kemacetan seperti yang terjadi sekarang.

“Macetnya bisa sampai 2 km. Kami harap bisa dipercepat perbaikannya. Supaya tidak macet dan tidak membahayakan pengendara,” timpalnya.

Radhitya memperkirakan, perbaikan selesai dalam pekan ini. Walaupun dia tidak memastikan kapan. “Diperkirakan pekan-pekan inilah selesai,” tuturnya. (one/hn/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.