alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Anggaran Rehab Kantor Desa di Kab Pasuruan Ditambah Rp 2,5 M

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah kantor desa yang akan direhab oleh Pemkab Pasuruan bakal bertambah. Hal ini seiring dengan penambahan anggaran yang disiapkan di Perubahan APBD (P-APBD) 2020.

Tak tanggung-tanggung, tambahan dana Rp 2,5 miliar dialokasikan. Anggaran tersebut diproyeksikan untuk membenahi belasan kantor desa, dusun dan pengadaan tanah makam di desa.

Kepala Bidang Bina Keuangan dan Pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Isminasih menguraikan, ada penambahan anggaran yang disiapkan Pemkab untuk membenahi kantor desa.

Sebelumnya, Pemkab telah mengalokasikan dana hingga Rp 12,6 miliar di APBD induk 2020. Dana tersebut dipergunakan untuk menyokong pembenahan sebanyak 93 balai desa ataupun balai dusun. Namun, support tersebut belumlah final.

Dalam APBD Perubahan 2020, ada penambahan anggaran hingga Rp 2,5 miliar. Sehingga anggaran totalnya, mencapai Rp 15,1 miliar.

“Ada penambahan anggaran untuk rehab kantor desa. Penambahan ini, tentunya untuk mendukung kebutuhan pemerintah desa dalam membenahi kantor desa, kantor dusun hingga pengadaan makam,” sampainya.

Hal ini bukan tanpa alasan. Karena untuk pembenahan kantor desa, pemerintah desa tidak bisa memanfaatkan DD. Padahal, banyak kantor desa yang kondisinya membutuhkan sentuhan.

Tambahan anggaran itu pun, membuat jangkauan rehab yang bisa dilakukan semakin meningkat. Sebelumnya, sasaran yang ditargetkan hanya 93 unit. Sekarang, bertambah sekitar 16 desa. Totalnya 109 desa. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah kantor desa yang akan direhab oleh Pemkab Pasuruan bakal bertambah. Hal ini seiring dengan penambahan anggaran yang disiapkan di Perubahan APBD (P-APBD) 2020.

Tak tanggung-tanggung, tambahan dana Rp 2,5 miliar dialokasikan. Anggaran tersebut diproyeksikan untuk membenahi belasan kantor desa, dusun dan pengadaan tanah makam di desa.

Kepala Bidang Bina Keuangan dan Pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Isminasih menguraikan, ada penambahan anggaran yang disiapkan Pemkab untuk membenahi kantor desa.

Mobile_AP_Half Page

Sebelumnya, Pemkab telah mengalokasikan dana hingga Rp 12,6 miliar di APBD induk 2020. Dana tersebut dipergunakan untuk menyokong pembenahan sebanyak 93 balai desa ataupun balai dusun. Namun, support tersebut belumlah final.

Dalam APBD Perubahan 2020, ada penambahan anggaran hingga Rp 2,5 miliar. Sehingga anggaran totalnya, mencapai Rp 15,1 miliar.

“Ada penambahan anggaran untuk rehab kantor desa. Penambahan ini, tentunya untuk mendukung kebutuhan pemerintah desa dalam membenahi kantor desa, kantor dusun hingga pengadaan makam,” sampainya.

Hal ini bukan tanpa alasan. Karena untuk pembenahan kantor desa, pemerintah desa tidak bisa memanfaatkan DD. Padahal, banyak kantor desa yang kondisinya membutuhkan sentuhan.

Tambahan anggaran itu pun, membuat jangkauan rehab yang bisa dilakukan semakin meningkat. Sebelumnya, sasaran yang ditargetkan hanya 93 unit. Sekarang, bertambah sekitar 16 desa. Totalnya 109 desa. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2