Tabrak Pohon di Bangil, Pemotor Asal Besuki Tewas

BANGIL – Bila mengantuk, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk berkendara. Bila tidak, celaka akan menjadi akibatnya.

Hal ini seperti yang akhirnya menimpa Faikun Munawir, 21, warga Kanak Putih, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Gara-gara memaksakan diri berkendara saat mengantuk, ia harus kehilangan nyawa.

DIAMANKAN: Petugas membawa motor korban usai terlibat kecelakaan di Dermo, Senin (8/10) dini hari. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Itu setelah dirinya, menyasak pohon tepi jalan dengan begitu kerasnya. Insiden naas itu menimpa korban Senin dini hari (8/10). Ceritanya berawal saat korban dalam perjalanan ke arah Surabaya.

Mengendarai motor Honda Revo nopol H 6284 NA, korban melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang dari arah Pasuruan. Semula memang tidak terjadi masalah. Hingga akhirnya, korban sampai di jalan raya Dermo, Kecamatan Bangil, sekitar pukul 02.30.

Petaka itupun tiba. Korban yang mengantuk saat berkendara, membuat konsentrasinya hilang. Tiba-tiba motornya oleng. Hingga akhirnya, menabrak pohon tepian jalan.

“Korban dari arah Banyuwangi. Saat dilokasi, motornya oleng hingga menabrak pohon tepi jalan. Diduga, korban tengah mengantuk,” tukas AKP Eko Iskandar, Kasatlantas Polres Pasuruan.

Tabrakan keras dengan pohon, membuat korban langsung terkapar. Ia mengalami luka berat. Hidungnya mengeluarkan darah. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal. (one/fun)