alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Mobil INCAR Masih Banyak Temukan Pelanggaran

BANGIL, Radar Bromo – Ramai dunia maya terkait tindakan tegas terhadap pelanggaran aturan lalu lintas dengan mobil INCAR (Integrated Capture Attitude Record). Banyak protes. Namun, faktanya, kesadaran pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas belum meningkat.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra menyatakan, operasi tertib lalu lintas dengan mobil INCAR terus digalakkan. Mobil tersebut berkeliling ke jalur-jalur di wilayah hukum Polres Pasuruan. Sasarannya adalah kendaraan yang melanggar aturan. Baik rambu-rambu, markah jalan, kelengkapan kendaraan, dan sebagainya.

Setiap hari, sebut Yudhi, tercatat sekitar 500 hingga 700 pelanggar ditemukan. Pelanggaran mereka beragam. Misalnya, pengendara motor tidak mengenakan helm, berboncengan tiga, dan lain-lainnya. ”Sejak dioperasikan hingga saat ini, ada ribuan pelanggar,” ujarnya.

Yudhi menambahkan, tidak semua yang terekam melanggar terkonfirmasi. Mereka yang dikirimi informasi pelanggaran masih minim mengonfirmasi ulang. Rata-rata hanya 100 orang per harinya.

”Tapi, ini lebih baik dibandingkan awal-awal dioperasikan. Karena sebelumnya hanya kisaran 10 orang yang mengonfirmasi,” imbuhnya.

Tingginya pelanggaran tersebut, menurut Yudhi, berarti masyarakat belum sadar benar tentang pentingnya taat aturan dalam berlalu lintas. Penerapan INCAR diharapkan bisa mendorong penggendara lebih taat.

”Ini upaya kami untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas di jalan raya,” tegas Yudhi. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Ramai dunia maya terkait tindakan tegas terhadap pelanggaran aturan lalu lintas dengan mobil INCAR (Integrated Capture Attitude Record). Banyak protes. Namun, faktanya, kesadaran pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas belum meningkat.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra menyatakan, operasi tertib lalu lintas dengan mobil INCAR terus digalakkan. Mobil tersebut berkeliling ke jalur-jalur di wilayah hukum Polres Pasuruan. Sasarannya adalah kendaraan yang melanggar aturan. Baik rambu-rambu, markah jalan, kelengkapan kendaraan, dan sebagainya.

Setiap hari, sebut Yudhi, tercatat sekitar 500 hingga 700 pelanggar ditemukan. Pelanggaran mereka beragam. Misalnya, pengendara motor tidak mengenakan helm, berboncengan tiga, dan lain-lainnya. ”Sejak dioperasikan hingga saat ini, ada ribuan pelanggar,” ujarnya.

Yudhi menambahkan, tidak semua yang terekam melanggar terkonfirmasi. Mereka yang dikirimi informasi pelanggaran masih minim mengonfirmasi ulang. Rata-rata hanya 100 orang per harinya.

”Tapi, ini lebih baik dibandingkan awal-awal dioperasikan. Karena sebelumnya hanya kisaran 10 orang yang mengonfirmasi,” imbuhnya.

Tingginya pelanggaran tersebut, menurut Yudhi, berarti masyarakat belum sadar benar tentang pentingnya taat aturan dalam berlalu lintas. Penerapan INCAR diharapkan bisa mendorong penggendara lebih taat.

”Ini upaya kami untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas di jalan raya,” tegas Yudhi. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/