alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

43 Karyawan Pabrik Tidak Boleh Pulang Lantaran Positif OTG

PRIGEN, Radar Bromo – Dari pabrik, puluhan pegawai salah satu perusahaan di PIER tidak bisa pulang Rabu (7/7). Mereka harus diisolasi. Ramai-ramai diangkut ke Hotel Pinus Garden, Lumbangrejo, Prigen. Semua terkonfirmasi positif Covid-19 sebagai orang tanpa gejala (OTG). Jumlahnya 43 orang.

”Mereka dari klaster perusahaan. Karyawan pabrik di PIER,” kata koordinator rumah karantina Covid-19 Kabupaten Pasuruan dr Ugik Setyo Darmoko.

Informasinya, biaya karantina pekerja pabrik itu ditanggung perusahaan. Biaya hotel, makan, minum, maupun akomodasi. Ini kali kedua Hotel Pinus Garden menjadi tempat karantina. Pernah terjadi pada 2020. Pekerja pabrik pengalengan ikan tuna di Gempol harus diisolasi di hotel tersebut.

”Ini demi kemanusiaan,” kata Sofyan dari HRD Hotel Pines Garden.

Selama berada di hotel, para karyawan pabrik pasien OTG yang dikarantina hanya berada di kamar dan teras. Tidak diperbolehkan ke lokasi lain di dalam hotel. Apalagi, berenang. ”Akses ke kolam renang ditutup,” tambah Sofyan.

Selama karantina itu pula, pegawai hotel tidak akan kontak langsung dengan para OTG. Segala keperluan dan pelayanan mereka ditangani tenaga dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan. Setiap hari ada yang standby di sana.

Kemudian, pengamanan di luar dipegang oleh Satpol PP serta anggota TNI dan Polri. Selama karantina, keluarga dan kerabat dilarang menjenguk. Lokasi karantina harus steril dari orang keluar-masuk. Kecuali petugas.

”Nanti dari Dinkes ada petugas yang standby 24 jam di Pinus Garden. Ada dokter dan paramedis. Mereka memberikan pelayanan medis ke pasien OTG,” tambah dr Ugik. (zal/far)

PRIGEN, Radar Bromo – Dari pabrik, puluhan pegawai salah satu perusahaan di PIER tidak bisa pulang Rabu (7/7). Mereka harus diisolasi. Ramai-ramai diangkut ke Hotel Pinus Garden, Lumbangrejo, Prigen. Semua terkonfirmasi positif Covid-19 sebagai orang tanpa gejala (OTG). Jumlahnya 43 orang.

”Mereka dari klaster perusahaan. Karyawan pabrik di PIER,” kata koordinator rumah karantina Covid-19 Kabupaten Pasuruan dr Ugik Setyo Darmoko.

Informasinya, biaya karantina pekerja pabrik itu ditanggung perusahaan. Biaya hotel, makan, minum, maupun akomodasi. Ini kali kedua Hotel Pinus Garden menjadi tempat karantina. Pernah terjadi pada 2020. Pekerja pabrik pengalengan ikan tuna di Gempol harus diisolasi di hotel tersebut.

”Ini demi kemanusiaan,” kata Sofyan dari HRD Hotel Pines Garden.

Selama berada di hotel, para karyawan pabrik pasien OTG yang dikarantina hanya berada di kamar dan teras. Tidak diperbolehkan ke lokasi lain di dalam hotel. Apalagi, berenang. ”Akses ke kolam renang ditutup,” tambah Sofyan.

Selama karantina itu pula, pegawai hotel tidak akan kontak langsung dengan para OTG. Segala keperluan dan pelayanan mereka ditangani tenaga dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan. Setiap hari ada yang standby di sana.

Kemudian, pengamanan di luar dipegang oleh Satpol PP serta anggota TNI dan Polri. Selama karantina, keluarga dan kerabat dilarang menjenguk. Lokasi karantina harus steril dari orang keluar-masuk. Kecuali petugas.

”Nanti dari Dinkes ada petugas yang standby 24 jam di Pinus Garden. Ada dokter dan paramedis. Mereka memberikan pelayanan medis ke pasien OTG,” tambah dr Ugik. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/