Posyandu Kembangkan Posyandu Lansia agar Bisa Produktif di Usia Senja

BANGIL, Radar Bromo­ – Pemerintah wajib menjamin ketersediaan pelayanan kesehatan dan memfasilitasi kelompok lanjut usia untuk dapat tetap hidup mandiri dan produktif. Hal ini berdasarkan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia harus ditujukan untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun ekonomi.

Adapun penduduk lanjut usia merupakan mereka yang berusia 60 tahun lebih. Penduduk lanjut usia rentan terkena berbagai masalah kesehatan, masalah kesehatan tersebut biasanya berawal dari kemunduran sel-sel tubuh, sehingga fungsi dan daya tahan tubuh menurun serta faktor risiko terhadap penyakit meningkat.

Nah, Puskesmas Bangil sebagai salah satu UPT Puskesmas di Kabupaten Pasuruan telah mengembangkan Posyandu Lansia di seluruh wilayah desa/kelurahan. Posyandu Lansia di Puskesmas Bangil merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang ada di tengah-tengah masyarakat. Secara sederhana diartikan bahwasanya keberadaan Posyandu Lansia berasal dari, oleh, dan untuk masyarakat sendiri. Kadernya berasal dari masyarakat.

“Sebelum pelaksanaan Posyandu Lansia, biasanya para lanjut usia yang datang diajak untuk senam bersama untuk menjaga kelenturan, keseimbangan, dan daya tahan tubuh. Posyandu Lansia juga mengintegrasikan membuat kerajinan tangan, diskusi, memasukkan kajian keagamaan agar menarik minat para lanjut usia datang mengikuti Posyandu Lansia,” beber Kepala UPT Kesehatan Puskesmas Bangil dr. Inkhud Muawanah.

Saat posyandu digelar, petugas kesehatan berperan sebagai edukator, koordinator, dan promotor yang mendukung upaya peningkatan kesehatan. Sedangkan kader kesehatan ditunjuk sebagai media penyampaian langsung dalam promosi kesehatan untuk membantu pelaksanaan posyandu lansia. Sementara pelayanannya dilakukan tenaga puskesmas yang meliputi kegiatan pemeriksaan dan pengobatan ringan.

Posyandu Lansia ini, lanjut Inkhud, adalah kesadaran dari setiap individu untuk menjaga kesehatan dan menyiapkan hari tua dengan sebaik dan sedini mungkin dan menjadi hal yang sangat penting. “Semua pelayanan kesehatan harus didasarkan pada konsep pendekatan siklus hidup dengan tujuan jangka panjang, yaitu sehat sampai memasuki lanjut usia,” tambah Inkhud. (one/fun)