alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

Dua Korban Ledakan Elpiji di Pogar Bangil Meninggal

BANGIL, Radar Bromo – Ledakan tabung elpiji di rumah Kosim, 39, Pogar, Kecamatan Bangil, Kabuapten Pasuruan berakibat fatal. Kosim dan anak pertamanya yang baru berumur 10 tahun, Muhammad Akbar Rifai, tidak mampu bertahan. Keduanya meninggal Senin (6/12) akibat luka bakar yang dialami.

Mereka meninggal setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Bangil. Sementara empat korban lain sampai kemarin dalam kondisi stabil. Antara lain istri Kosim; Dwi Wulandari, 32 dan dua anak mereka. Yaitu, Afiqah Azzahra, 8 dan Nazaha Nur Aminah, 4. Lalu, Supardi, mertua Kosim. Mereka semua masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangil.

Kapolsek Bangil Kompol Indro Susetyo mengungkapkan, dua korban yang meninggal memang mengalami luka bakar paling parah. Kosim menderita luka bakar pada kedua kaki, kedua tangan, dan wajah. Sementara, Muhammad Akbar Rifai menderita luka bakar pada wajah, kepala, badan depan dan belakang, kedua tangan, paha dan kaki kiri.

Sekeluarga di Pogar Bangil Alami Luka Bakar usai Elpiji Ngowos

“Tubuh mereka harus diperban akibat luka bakar berat yang mereka alami,” ungkap Indro.

Bersama empat korban yang lain, dua korban meninggal ini dirujuk ke RSUD Bangil, Minggu (5/12) siang. Namun, keduanya meninggal setelah beberapa jam menjalani perawatan. Muhammad Akbar Rifai meninggal terlebih dahulu, sekitar pukul 20.00. Disusul Kosim, meninggal pukul 23.30.

BANGIL, Radar Bromo – Ledakan tabung elpiji di rumah Kosim, 39, Pogar, Kecamatan Bangil, Kabuapten Pasuruan berakibat fatal. Kosim dan anak pertamanya yang baru berumur 10 tahun, Muhammad Akbar Rifai, tidak mampu bertahan. Keduanya meninggal Senin (6/12) akibat luka bakar yang dialami.

Mereka meninggal setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Bangil. Sementara empat korban lain sampai kemarin dalam kondisi stabil. Antara lain istri Kosim; Dwi Wulandari, 32 dan dua anak mereka. Yaitu, Afiqah Azzahra, 8 dan Nazaha Nur Aminah, 4. Lalu, Supardi, mertua Kosim. Mereka semua masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangil.

Kapolsek Bangil Kompol Indro Susetyo mengungkapkan, dua korban yang meninggal memang mengalami luka bakar paling parah. Kosim menderita luka bakar pada kedua kaki, kedua tangan, dan wajah. Sementara, Muhammad Akbar Rifai menderita luka bakar pada wajah, kepala, badan depan dan belakang, kedua tangan, paha dan kaki kiri.

Sekeluarga di Pogar Bangil Alami Luka Bakar usai Elpiji Ngowos

“Tubuh mereka harus diperban akibat luka bakar berat yang mereka alami,” ungkap Indro.

Bersama empat korban yang lain, dua korban meninggal ini dirujuk ke RSUD Bangil, Minggu (5/12) siang. Namun, keduanya meninggal setelah beberapa jam menjalani perawatan. Muhammad Akbar Rifai meninggal terlebih dahulu, sekitar pukul 20.00. Disusul Kosim, meninggal pukul 23.30.

MOST READ

BERITA TERBARU