Bakar Sampah, Pohon Tumbang Tutup Jalan Bangil-Pandaan

BEJI, Radar Bromo – Jalur Bangil-Pandaan sempat tersendat hampir satu jam Jumat pagi (6/11). Itu, setelah pohon banten di tepi jalan, tumbang dan menutupi jalan setempat. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sebab, saat pohon tumbang, arus lalu lintas di ruas jalan setempat tengah lengang. Meski begitu, jalur Bangil-Pandaan akhirnya harus tersendat hingga sekitar 45 menit.

Sebab, pohon banten tersebut menutupi jalan raya Bangil-Pandaan. Insiden pohon tumbang itu berlangsung sekitar pukul 08.15. Kejadiannya berlangsung di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji.

Kanitlantas Polsek Beji Iptu I Gede Sukaana menuturkan, kejadian tersebut berawal dari kegiatan bakar-bakar sampah oleh warga. Warga membakar sampah rumah tangga dekat dengan pohon banten tersebut.

Kebetulan, pohon yang ada di tepi jalan Sidowayah, Kecamatan Beji, itu sudah tua. Akibatnya, pohon itu ikut terbakar, setelah disambar api pembakaran sampah. “Berdasarkan informasi, ada warga yang bakar sampah dan merambat ke batang pohon yang sudah rapuh sehingga ikut terbakar,” sampainya.

Tak butuh waktu lama, api itu pun menghanguskan batang pohon tua yang sudah rapuh. Karena tak mampu bertahan, pohon itupun akhirnya tumbang. “Setelah terbakar, tiba-tiba pohonnya roboh. Pohon tersebut roboh ke jalan dan menutupi jalan raya setempat,” ungkapnya.

Jalan Bangil-Pandaan akhirnya tertutupi pohon. Sebagian pengendara ada yang menunggu proses evakuasi. Sebagian lainnya memilih untuk putar balik dan mencari jalur lain. Bersama warga, petugas dari kepolisian serta BPBD Kabupaten Pasuruan kemudian datang untuk melakukan evakuasi.

Evakuasi dilakukan dengan pemotongan kayu banten tersebut. “Kami lakukan buka tutup arus setempat sekitar 45 menit,” pungkasnya.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana menyampaikan, tumbangnya pohon banten itu dipengaruhi karena sudah keropos. “Informasi yang kami peroleh di lapangan, memang karena pohonnya sudah keropos,” ulasnya. (one/mie)