alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Proyek Gorong-gorong di Kab Pasuruan Ditambah di P-APBD

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Sejumlah gorong-gorong di Kabupaten Pasuruan bakal dibangun tahun ini. Dana miliaran rupiah disiapkan untuk merealisasikan rencana tersebut.

Plt Sekrataris PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Eko Bagus mengungkapkan, pembangunan gorong-gorong tersebut bakal direalisasikan di tepian sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pasuruan. Bukan tanpa alasan, pembangunan gorong-gorong tersebut dilakukan.

Langkah ini ditujukan, untuk meminimalisir genangan air di jalanan ketika hujan. Air hujan tersebut nantinya bisa masuk ke gorong-gorong untuk disalurkan ke pembuangan.

“Belum semuanya ruas jalan di Kabupaten Pasuruan, memiliki gorong-gorong. Hal ini, bisa memicu genangan air di jalan. Dampaknya, bisa memicu kerusakan pada jalan, bila berlangsung lama,” sampai Eko Bagus.

Rencnaanya, sebanyak 16 titik gorong-gorong tahun ini bakal dibangun. Total dana yang dialokasikan mencapai Rp 2,7 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD 2020.

Sebelumnya, dalam APBD induk, Pemkab mengalokasikan dana hingga Rp 1,3 miliar untuk pembangunan gorong-gorong di delapan lokasi.

Namun, dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2020, jumlah tersebut ditambah. Sebanyak Rp 1,4 miliar dialokasikan dengan jumlah delapan titik gorong-gorong akan dibangun. “Ada kurang lebih 16 lokasi yang akan kami bangun drainase atau gorong-gorong tahun ini. Masing-masing titik, dialokasikan antara Rp 150 juta hingga Rp 200 juta,” imbuhnya.

Pembangunan gorong-gorong tersebut, disebar di sejumlah lokasi. Seperti di Dawuhan Sengon, Kecamatan Purwodadi; Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur; Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen dan sejumlah lokasi lain.

Sebagian gorong-gorong tersebut, sudah dalam tahap pembangunan. Namun sebagian lainnya, masih ada yang baru persiapan. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Sejumlah gorong-gorong di Kabupaten Pasuruan bakal dibangun tahun ini. Dana miliaran rupiah disiapkan untuk merealisasikan rencana tersebut.

Plt Sekrataris PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Eko Bagus mengungkapkan, pembangunan gorong-gorong tersebut bakal direalisasikan di tepian sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pasuruan. Bukan tanpa alasan, pembangunan gorong-gorong tersebut dilakukan.

Langkah ini ditujukan, untuk meminimalisir genangan air di jalanan ketika hujan. Air hujan tersebut nantinya bisa masuk ke gorong-gorong untuk disalurkan ke pembuangan.

Mobile_AP_Half Page

“Belum semuanya ruas jalan di Kabupaten Pasuruan, memiliki gorong-gorong. Hal ini, bisa memicu genangan air di jalan. Dampaknya, bisa memicu kerusakan pada jalan, bila berlangsung lama,” sampai Eko Bagus.

Rencnaanya, sebanyak 16 titik gorong-gorong tahun ini bakal dibangun. Total dana yang dialokasikan mencapai Rp 2,7 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD 2020.

Sebelumnya, dalam APBD induk, Pemkab mengalokasikan dana hingga Rp 1,3 miliar untuk pembangunan gorong-gorong di delapan lokasi.

Namun, dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2020, jumlah tersebut ditambah. Sebanyak Rp 1,4 miliar dialokasikan dengan jumlah delapan titik gorong-gorong akan dibangun. “Ada kurang lebih 16 lokasi yang akan kami bangun drainase atau gorong-gorong tahun ini. Masing-masing titik, dialokasikan antara Rp 150 juta hingga Rp 200 juta,” imbuhnya.

Pembangunan gorong-gorong tersebut, disebar di sejumlah lokasi. Seperti di Dawuhan Sengon, Kecamatan Purwodadi; Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur; Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen dan sejumlah lokasi lain.

Sebagian gorong-gorong tersebut, sudah dalam tahap pembangunan. Namun sebagian lainnya, masih ada yang baru persiapan. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2