alexametrics
24.3 C
Probolinggo
Monday, 8 August 2022

Sentra Produk UKM di Pogar Dikerjasamakan dengan Pihak Ketiga

BANGIL, Radar Bromo – Bang Kodir masih sepi. Keberadaan tempat pamer produk unggulan bernama panjang Bangil Kota Bordir itu dievaluasi. Disperindag Kabupaten Pasuruan berencana menyerahkan pengelolaan lokasi tersebut kepada pihak ketiga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Diano V.F. Santoso mengatakan, sedang menyiapkan langkah untuk menggairahkan kawasan pusat kuliner dan produk unggulan tersebut. Pihak ketiga, misalnya, akan dilibatkan dalam menghidupkan Bang Kodir dengan wahana permainan dan hiburan.

”Kami gandeng pihak pengelola wahana permainan serta pameran supaya menggairahkan kawasan itu,” terangnya.

Konsep sedang dimatangkan. Kemudian diujicobakan dulu. Setidaknya, pada triwulan ketiga, rencana tersebut bisa dijalankan. Kalau memang mendongkrak animo masyarakat, rencana baru ini akan dipermanenkan.

Saat ini, kondisi Bang Kodir tampak memprihatinkan. Dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, kondisinya masih sepi sampai sekarang. Berbagai upaya telah dilakukan. Namun, hingga saat ini, pengunjung belum tertarik untuk datang. Lebih-lebih, sejak masa pandemi Covid-19 sampai sekarang. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Bang Kodir masih sepi. Keberadaan tempat pamer produk unggulan bernama panjang Bangil Kota Bordir itu dievaluasi. Disperindag Kabupaten Pasuruan berencana menyerahkan pengelolaan lokasi tersebut kepada pihak ketiga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Diano V.F. Santoso mengatakan, sedang menyiapkan langkah untuk menggairahkan kawasan pusat kuliner dan produk unggulan tersebut. Pihak ketiga, misalnya, akan dilibatkan dalam menghidupkan Bang Kodir dengan wahana permainan dan hiburan.

”Kami gandeng pihak pengelola wahana permainan serta pameran supaya menggairahkan kawasan itu,” terangnya.

Konsep sedang dimatangkan. Kemudian diujicobakan dulu. Setidaknya, pada triwulan ketiga, rencana tersebut bisa dijalankan. Kalau memang mendongkrak animo masyarakat, rencana baru ini akan dipermanenkan.

Saat ini, kondisi Bang Kodir tampak memprihatinkan. Dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, kondisinya masih sepi sampai sekarang. Berbagai upaya telah dilakukan. Namun, hingga saat ini, pengunjung belum tertarik untuk datang. Lebih-lebih, sejak masa pandemi Covid-19 sampai sekarang. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/