alexametrics
28.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

PMI Kab Pasuruan Kekurangan Stok Golongan Darah A

BANGIL, Radar Bromo – Pandemi Covid-19 yang belum berlalu membuat stok darah di PMI Kabupaten dan Kota Pasuruan belum stabil. Krisis stok darah masih kerap terjadi meski aktivitas donor darah sudah mulai dilakukan di komunitas, kecamatan, hingga perusahaan.

Di Kabupaten Pasuruan, kemarin UTD PMI setempat kehabisan stok golongan darah A. Humas PMI Kabupaten Pasuruan Sony Sumarsono mengatakan, secara jumlah kantong darah yang ada di PMI sejatinya masih ada 110 kantong.

Namun, memang ketersediaan tidak merata. Sebab, 2 minggu lalu, pasien yang membutuhkan kantong darah mayoritas bergolongan darah A.

“Jadi, memang sangat tergantung situasional. Dalam 2 minggu ini, kebanyakan pasien banyak yang membutuhkan golongan darah A. Sehingga, stok kami kejar-kejaran dengan permintaan kantong darah golongan A,” terang Sony.

Kemarin, stok kantong darah A pun sampai kosong. Sehingga kebutuhan langsung di-share ke berbagai grup sampai komunitas dan sosial media.

Setelah info itu di-share, ada mahasiswa Unair yang menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pasuruan datang, dan ada yang golongan darah A. “Dari 9 mahasiswa yang datang, ada 2 yang golongan darah A datang ke PMI. Dan semoga bisa bertambah lagi hari ini (kemarin),” harapnya.

Sementara untuk stok kantong darah B ada 38 kantong, golongan darah O ada 57 dan golongan darah AB ada 15 kantong.

Sony mengatakan, di tengah pandemi wabah Covid-19, PMI masih terus berupaya untuk jemput bola donor darah ke komunitas, kecamatan, dan desa. Dan memang sudah ada perusahaan yang mau menyelenggarakan donor darah. Namun, jumlahnya masih kecil.

“Hampir 90 persen perusahaan masih belum melaksanakan donor darah. Termasuk sekolah yang saat ini masih libur juga belum ada kegiatan donor darah,” terangnya.

Sehingga, PMI tetap berharap masyarakat mau datang ke Kantor PMI Kabupaten Pasuruan untuk donor darah. (eka/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Pandemi Covid-19 yang belum berlalu membuat stok darah di PMI Kabupaten dan Kota Pasuruan belum stabil. Krisis stok darah masih kerap terjadi meski aktivitas donor darah sudah mulai dilakukan di komunitas, kecamatan, hingga perusahaan.

Di Kabupaten Pasuruan, kemarin UTD PMI setempat kehabisan stok golongan darah A. Humas PMI Kabupaten Pasuruan Sony Sumarsono mengatakan, secara jumlah kantong darah yang ada di PMI sejatinya masih ada 110 kantong.

Namun, memang ketersediaan tidak merata. Sebab, 2 minggu lalu, pasien yang membutuhkan kantong darah mayoritas bergolongan darah A.

“Jadi, memang sangat tergantung situasional. Dalam 2 minggu ini, kebanyakan pasien banyak yang membutuhkan golongan darah A. Sehingga, stok kami kejar-kejaran dengan permintaan kantong darah golongan A,” terang Sony.

Kemarin, stok kantong darah A pun sampai kosong. Sehingga kebutuhan langsung di-share ke berbagai grup sampai komunitas dan sosial media.

Setelah info itu di-share, ada mahasiswa Unair yang menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pasuruan datang, dan ada yang golongan darah A. “Dari 9 mahasiswa yang datang, ada 2 yang golongan darah A datang ke PMI. Dan semoga bisa bertambah lagi hari ini (kemarin),” harapnya.

Sementara untuk stok kantong darah B ada 38 kantong, golongan darah O ada 57 dan golongan darah AB ada 15 kantong.

Sony mengatakan, di tengah pandemi wabah Covid-19, PMI masih terus berupaya untuk jemput bola donor darah ke komunitas, kecamatan, dan desa. Dan memang sudah ada perusahaan yang mau menyelenggarakan donor darah. Namun, jumlahnya masih kecil.

“Hampir 90 persen perusahaan masih belum melaksanakan donor darah. Termasuk sekolah yang saat ini masih libur juga belum ada kegiatan donor darah,” terangnya.

Sehingga, PMI tetap berharap masyarakat mau datang ke Kantor PMI Kabupaten Pasuruan untuk donor darah. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/