alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Pembangunan Gedung Graha di Bangil Tak Bisa Dipercepat

BANGIL, Radar Bromo – Gedung Graha Praja gagal dibangun cepat. Pasalnya hingga saat ini, pengajuan lelang baru dilakukan. Padahal, gedung tersebut diancang-ancang April bisa mulai dibangun. Kenyataannya, lelang proyek gedung di eks RSUD Bangil tersebut, belum dirampungkan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hario Hartoko menjelaskan, pembangunan gedung Graha Praja masih menunggu lelang dirampungkan. Dokumen perencanaan untuk lelang, memang baru dirampungkan. Bahkan, baru-baru ini diserahkan ke Bagian Layanan Pengadaan (BLP).

Hal ini dipengaruhi masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Sehingga, tidak bisa sesuai jadwal yang diagendakan seperti sebelumnya, Maret diajukan ke BLP. “Ada penyempurnaan dokumen yang perlu kami lakukan. Seperti masalah pajak dan hal-hal lainnya,” bebernya.

Keadaan itupula, yang membuat proses untuk bisa segera memulai pembangunan gedung Graha Praja belum bisa dilakukan. Karena masih harus menunggu lelang yang setidaknya membutuhkan waktu 45 hari.

Dengan waktu tersebut, setidaknya akhir Mei atau Juni baru bisa dilakukan pembangunan. “Estimasi kami, pertengahan tahun baru bisa dimulai pembangunannya,” timpalnya.

Pembangunan gedung Graha Praja disiapkan Rp 5 miliar. Pembangunannya akan direalisasikan di RSUD Bangil. Gedung yang direncanakan berlantai dua itu, ditujukan dalam menunjang program daerah. Karena konsepnya, mirip gedung serbaguna.

BANGIL, Radar Bromo – Gedung Graha Praja gagal dibangun cepat. Pasalnya hingga saat ini, pengajuan lelang baru dilakukan. Padahal, gedung tersebut diancang-ancang April bisa mulai dibangun. Kenyataannya, lelang proyek gedung di eks RSUD Bangil tersebut, belum dirampungkan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hario Hartoko menjelaskan, pembangunan gedung Graha Praja masih menunggu lelang dirampungkan. Dokumen perencanaan untuk lelang, memang baru dirampungkan. Bahkan, baru-baru ini diserahkan ke Bagian Layanan Pengadaan (BLP).

Hal ini dipengaruhi masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Sehingga, tidak bisa sesuai jadwal yang diagendakan seperti sebelumnya, Maret diajukan ke BLP. “Ada penyempurnaan dokumen yang perlu kami lakukan. Seperti masalah pajak dan hal-hal lainnya,” bebernya.

Keadaan itupula, yang membuat proses untuk bisa segera memulai pembangunan gedung Graha Praja belum bisa dilakukan. Karena masih harus menunggu lelang yang setidaknya membutuhkan waktu 45 hari.

Dengan waktu tersebut, setidaknya akhir Mei atau Juni baru bisa dilakukan pembangunan. “Estimasi kami, pertengahan tahun baru bisa dimulai pembangunannya,” timpalnya.

Pembangunan gedung Graha Praja disiapkan Rp 5 miliar. Pembangunannya akan direalisasikan di RSUD Bangil. Gedung yang direncanakan berlantai dua itu, ditujukan dalam menunjang program daerah. Karena konsepnya, mirip gedung serbaguna.

MOST READ

BERITA TERBARU

/