Insentif Ribuan Kader KB di Kab Pasuruan Terancam, Ini Penyebabnya

BANGIL, Radar Bromo – Ribuan kader Keluarga Berencana (KB) desa di Kabupaten Pasuruan terancam tidak bisa menerima insentif enam bulan ke depan. Itu, seandainya pengajuan anggaran untuk dana insentif itu tidak mendapat persetujuan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2020.

Hal itu terungkap dalam hearing yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan dengan Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KB-PP) Kabupaten Pasuruan, kemarin (5/8). Dalam hearing itu terungkap, kalau insentif untuk kader Petugas Pembantu Keluarga Berencana Desa (PPKBD) serta sub PPKBD Kabupaten Pasuruan hanya disediakan untuk enam bulan.

Enam bulan itu tercatat untuk triwulan pertama yakni Januari hingga Maret serta triwulan kedua, April hingga Juni. Besaran anggaran yang dialokasikan selama enam bulan itu, mencapai Rp 396 juta.

Rinciannya, ada sebanyak 365 kader PPKBD yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Pasuruan. Mereka mendapatkan insentif sebesar Rp 50 ribu per bulan. Sementara, untuk Sub PPKBD, sebanyak 2.388 orang. Setiap bulannya, mereka mendapatkan insentif sebesar Rp 20 ribu.

“Kami menganggarkannya untuk enam bulan sebesar Rp 396 juta. Sementara, untuk enam bulan berikutnya, kami usulkan di P-APBD,” ungkap Kepala Dinas KB dan PP Kabupaten Pasuruan Loembini Pedjati Lajoeng.

Ia menambahkan, sejak dua bulan terakhir, para kader PPKBD dan Sub PPKBD di Kabupaten Pasuruan belum mendapatkan insentif. Tercatat mulai bulan Juli hingga Agustus 2020 ini. Karena memang, anggarannya belum disediakan. “Kami mengajukannya di P-APBD 2020. Harapan kami bisa dipenuhi,” akunya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Ruslan menyampaikan, penganggaran untuk insentif tersebut seharusnya dialokasikan setahun penuh. Supaya, anggaran untuk insentif kader tersebut tersedia.

Hal ini akan memudahkan dalam penyaluran dana tersebut nantinya. “Tapi, kami akan berusaha melalui banggar untuk bisa merealisasikan kekurangan anggaran tersebut,” jelasnya. (one/mie)