alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Mau Cari Daun Pisang, Wanita di Bangil Malah Tewas Ditabrak Mobil

BANGIL, Radar Bromo – Niat Panik’ah untuk membuat lontong untuk hari raya kupatan berakhir memilukan. Perempuan 66 tahun asal Dusun Blawi, Desa Masangan, Kecamatan Bangil tersebut meninggal dunia, setelah diseruduk mobil Isuzu Panther yang oleng ke tepi jalan.

Insiden tersebut menimpa korban, Jumat siang (6/5). Informasinya, korban hendak mengambil daun pisang di Blawi sisi utara. Maka dia pun harus menyeberangi jalan. Saat menyebrang, semuanya berjalan aman. Hingga ia sampai di seberang jalan.

Tiba-tiba, ada Panther oleng mengarah kepadanya. Panther yang dikemudikan Syamsudin, 48, warga Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto tersebut oleng, setelah ban depannya meletus. Ban tersebut meletus, diduga tertancap footstep motor Yamaha X Ride nopol M 2924 TP yang dikendarai Hatimul Hasan, 60, warga Kelurahan Pejagan, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan yang ada di samping kirinya.

Akibat itu juga, pengendara motor, Hatimul Hasan, jatuh. Hatimul yang berboncengan dengan istrinya, Sulifa, 31, Oro Bulu, Kecamatan Rembang dan anaknya, Silviana Budiana, 4, harus dilarikan ke RSUD Bangil. Lantaran mengalami lecet pada tangan kirinya. Begitu juga dengan Sulifa dan anaknya. Keduanya juga harus menjalani perawatan. Setelah mengalami luka pada kepala dan tangannya.

Petaka tersebut, tak hanya berhenti di situ. Begitu oleng, Panther mengarah ke Panik’ah yang waktu itu, sudah berada di tepi jalan. Tanpa bisa dicegah, Panther itupun langsung menabrak Panik’ah.

Tabrakan tersebut, membuat Panik’ah menderita luka parah. Telinga kanan dan kirinya, mengeluarkan darah. Korban pun meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Bangil.

Usai menyasak Panik’ah, Panther S 1254 RY tersebut tak serta merta berhenti. Karena mobil tersebut juga menyasak motor Suzuki Spin nopol P 2364 ZY milik Akhmad Afandi, 60, pedagang es tebu tepi jalan.

Panther baru berhenti usai menabrak pohon tepi jalan. Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan, IPDA Khunaefi menguraikan, masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Pasalnya ada yang menyebut, sopir Panther mengantuk. Sehingga memicu kecelakaan. Namun, ada pula yang menyebut kalau pengendara motor X Ride hendak belok arah. Sehingga, menyerempet Panther dan membuat ban panther meletus. Akibatnya, Panther oleng dan menyebabkan kecelakaan beruntun.

“Masih kami dalami apa yang memicu kecelakaan tersebut. Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti,” timpalnya saat mendampingi Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah. (one/fun)

BANGIL, Radar Bromo – Niat Panik’ah untuk membuat lontong untuk hari raya kupatan berakhir memilukan. Perempuan 66 tahun asal Dusun Blawi, Desa Masangan, Kecamatan Bangil tersebut meninggal dunia, setelah diseruduk mobil Isuzu Panther yang oleng ke tepi jalan.

Insiden tersebut menimpa korban, Jumat siang (6/5). Informasinya, korban hendak mengambil daun pisang di Blawi sisi utara. Maka dia pun harus menyeberangi jalan. Saat menyebrang, semuanya berjalan aman. Hingga ia sampai di seberang jalan.

Tiba-tiba, ada Panther oleng mengarah kepadanya. Panther yang dikemudikan Syamsudin, 48, warga Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto tersebut oleng, setelah ban depannya meletus. Ban tersebut meletus, diduga tertancap footstep motor Yamaha X Ride nopol M 2924 TP yang dikendarai Hatimul Hasan, 60, warga Kelurahan Pejagan, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan yang ada di samping kirinya.

Akibat itu juga, pengendara motor, Hatimul Hasan, jatuh. Hatimul yang berboncengan dengan istrinya, Sulifa, 31, Oro Bulu, Kecamatan Rembang dan anaknya, Silviana Budiana, 4, harus dilarikan ke RSUD Bangil. Lantaran mengalami lecet pada tangan kirinya. Begitu juga dengan Sulifa dan anaknya. Keduanya juga harus menjalani perawatan. Setelah mengalami luka pada kepala dan tangannya.

Petaka tersebut, tak hanya berhenti di situ. Begitu oleng, Panther mengarah ke Panik’ah yang waktu itu, sudah berada di tepi jalan. Tanpa bisa dicegah, Panther itupun langsung menabrak Panik’ah.

Tabrakan tersebut, membuat Panik’ah menderita luka parah. Telinga kanan dan kirinya, mengeluarkan darah. Korban pun meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Bangil.

Usai menyasak Panik’ah, Panther S 1254 RY tersebut tak serta merta berhenti. Karena mobil tersebut juga menyasak motor Suzuki Spin nopol P 2364 ZY milik Akhmad Afandi, 60, pedagang es tebu tepi jalan.

Panther baru berhenti usai menabrak pohon tepi jalan. Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan, IPDA Khunaefi menguraikan, masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Pasalnya ada yang menyebut, sopir Panther mengantuk. Sehingga memicu kecelakaan. Namun, ada pula yang menyebut kalau pengendara motor X Ride hendak belok arah. Sehingga, menyerempet Panther dan membuat ban panther meletus. Akibatnya, Panther oleng dan menyebabkan kecelakaan beruntun.

“Masih kami dalami apa yang memicu kecelakaan tersebut. Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti,” timpalnya saat mendampingi Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/