alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Thursday, 19 May 2022

Tabrak Truk Parkir, Pemotor Tertabrak Trailer di Watukosek Gempol  

GEMPOL, Radar BromoPerjalanan pulang Willy Setiawan Rendra, usai bekerja berujung tragedi. Pemuda 25 tahun asal Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto meninggal usai mengalami kecelakaan maut di jalan nasional Pasuruan–Mojokerto, tepatnya kawasan Watukosek, Gempol, Kabupaten Pasuruan. Willy tertabrak truk trailer.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 21.30, Selasa malam (5/4). Malam itu, Willy mengendarai motor Yamaha NMax bernopol S 6307 NAA. Willy sendirian. Dia pulang dari bekerja di Pasuruan. Sampai di jalan nasional Pasuruan–Mojokerto, tepatnya kawasan Watukosek, Gempol, petaka terjadi.

Willy tidak melihat ada truk kontainer kosong sedang mogok. Berhenti di lajur kiri. Truk bernopol B 9841 JG menghadap ke barat. Tidak terlalu terlihat dalam kegelapan malam. Sopirnya, Anton Hartono, warga Nganjuk, sedang beristirahat. Lelaki 25 tahun itu pun tidak mengira ada sepeda motor yang menabrak truknya.

Sebab, tiba-tiba saja NMax Willy menerjang truk itu dari belakang. Karena kerasnya benturan, Willy terlempar ke kanan. Tubuhnya jatuh ke jalur berlawanan. Padahal, saat itu ada truk lain yang melaju kencang dari arah Mojokerto ke Gempol.

Yang tragis, truk itu tidak berhenti. Sopirnya melarikan diri. Nomor polisi dan identitasnya pun belum diketahui. Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu M. Yusuf mengatakan, warga dan petugas hanya mendapati korban yang tergeletak di jalan. Kepala, kaki, dan tangan Willy terluka parah. Darah menggenang.

Petugas lantas mengangkut jasad pemuda malang itu dengan ambulans ke RS Bhayangkara Watukosek. Kamar jenazah. Adapun kendaraan yang terlibat laka maut itu diamankan ke Poslantas Polsek Gempol di Apollo.

”Kecelakaan ini dipicu faktor kekuranghati-hatian sopir. Kontainer mogok berhenti di lajur kiri jalan,” ujarnya. (zal/far/mie)

 

GEMPOL, Radar BromoPerjalanan pulang Willy Setiawan Rendra, usai bekerja berujung tragedi. Pemuda 25 tahun asal Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto meninggal usai mengalami kecelakaan maut di jalan nasional Pasuruan–Mojokerto, tepatnya kawasan Watukosek, Gempol, Kabupaten Pasuruan. Willy tertabrak truk trailer.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 21.30, Selasa malam (5/4). Malam itu, Willy mengendarai motor Yamaha NMax bernopol S 6307 NAA. Willy sendirian. Dia pulang dari bekerja di Pasuruan. Sampai di jalan nasional Pasuruan–Mojokerto, tepatnya kawasan Watukosek, Gempol, petaka terjadi.

Willy tidak melihat ada truk kontainer kosong sedang mogok. Berhenti di lajur kiri. Truk bernopol B 9841 JG menghadap ke barat. Tidak terlalu terlihat dalam kegelapan malam. Sopirnya, Anton Hartono, warga Nganjuk, sedang beristirahat. Lelaki 25 tahun itu pun tidak mengira ada sepeda motor yang menabrak truknya.

Sebab, tiba-tiba saja NMax Willy menerjang truk itu dari belakang. Karena kerasnya benturan, Willy terlempar ke kanan. Tubuhnya jatuh ke jalur berlawanan. Padahal, saat itu ada truk lain yang melaju kencang dari arah Mojokerto ke Gempol.

Yang tragis, truk itu tidak berhenti. Sopirnya melarikan diri. Nomor polisi dan identitasnya pun belum diketahui. Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu M. Yusuf mengatakan, warga dan petugas hanya mendapati korban yang tergeletak di jalan. Kepala, kaki, dan tangan Willy terluka parah. Darah menggenang.

Petugas lantas mengangkut jasad pemuda malang itu dengan ambulans ke RS Bhayangkara Watukosek. Kamar jenazah. Adapun kendaraan yang terlibat laka maut itu diamankan ke Poslantas Polsek Gempol di Apollo.

”Kecelakaan ini dipicu faktor kekuranghati-hatian sopir. Kontainer mogok berhenti di lajur kiri jalan,” ujarnya. (zal/far/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/