alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Kemenag Pastikan Vaksin Covid CJH Ditanggung Pemerintah

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah Arab Saudi mewajibkan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun ini sudah divaksin. Kondisi itu pun direspons oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan.

Meski belum ada kejelasan apakah CJH Indonesia berkesempatan berangkat tahun ini, namun Kemenag sudah mulai ambil ancang-ancang.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan Muhammad As’adul Anam mengatakan, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait kebijakan Arab Saudi itu. Sehingga, bila nantinya CJH Indonesia dapat kuota, bisa segera ditindaklanjuti.

“Iya benar (wajib vaksin untuk jamaah haji). Itu, diwajibkan bagi calon jamaah haji yang mendapatkan porsi haji tahun ini,” kata Anam.

Ia menjelaskan, dengan ditambahkannya syarat vaksin Covid-19 itu, maka CJH wajib melakukan dua vaksin. Selain vaksin Covid, juga vaksin meningitis.

Untuk vaksin meningitis, merupakan syarat wajib yang harus dilakukan oleh CJH sebelum Covid. “Untuk meningitis, CJH biaya sendiri. Jadi tidak include dengan biaya pendaftaran. Dan untuk yang Covid, insyaallah ikut pemerintah. Jadi tidak ada biaya tambahan,” jelasnya.

Kuota CJH Kabupaten Pasuruan sendiri sekitar 1.400 orang. Menurutnya, dengan kondisi pandemi bisa yang berangkat hanya separuhnya. Tetapi, itu pun masih belum jelas.”Sejauh ini belum ada keputusan berangkat atau tidak. Kami masih menunggu regulasi yang ada,” terangnya.

Lebih lanjut, saat ini pihaknya telah menyiapkan manajemen pemberangkatan. Baik pengumpulan paspor dan lain sebagainya.

“Semua telah kami siapkan. Untuk pemberangkatan menunggu pusat. Yang terpenting disiapkan dulu,” jelasnya. (sid/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah Arab Saudi mewajibkan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun ini sudah divaksin. Kondisi itu pun direspons oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan.

Meski belum ada kejelasan apakah CJH Indonesia berkesempatan berangkat tahun ini, namun Kemenag sudah mulai ambil ancang-ancang.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan Muhammad As’adul Anam mengatakan, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait kebijakan Arab Saudi itu. Sehingga, bila nantinya CJH Indonesia dapat kuota, bisa segera ditindaklanjuti.

Mobile_AP_Half Page

“Iya benar (wajib vaksin untuk jamaah haji). Itu, diwajibkan bagi calon jamaah haji yang mendapatkan porsi haji tahun ini,” kata Anam.

Ia menjelaskan, dengan ditambahkannya syarat vaksin Covid-19 itu, maka CJH wajib melakukan dua vaksin. Selain vaksin Covid, juga vaksin meningitis.

Untuk vaksin meningitis, merupakan syarat wajib yang harus dilakukan oleh CJH sebelum Covid. “Untuk meningitis, CJH biaya sendiri. Jadi tidak include dengan biaya pendaftaran. Dan untuk yang Covid, insyaallah ikut pemerintah. Jadi tidak ada biaya tambahan,” jelasnya.

Kuota CJH Kabupaten Pasuruan sendiri sekitar 1.400 orang. Menurutnya, dengan kondisi pandemi bisa yang berangkat hanya separuhnya. Tetapi, itu pun masih belum jelas.”Sejauh ini belum ada keputusan berangkat atau tidak. Kami masih menunggu regulasi yang ada,” terangnya.

Lebih lanjut, saat ini pihaknya telah menyiapkan manajemen pemberangkatan. Baik pengumpulan paspor dan lain sebagainya.

“Semua telah kami siapkan. Untuk pemberangkatan menunggu pusat. Yang terpenting disiapkan dulu,” jelasnya. (sid/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2