alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Ajukan Rp 25 M ke Pusat untuk Rehab Pasar Bangil Tahun Ini

BANGIL, Radar Bromo – Kondisi Pasar Bangil yang kurang representatif jadi perhatian. Tahun ini rencana perbaikan pasar di ibu kota kabupaten Pasuruan itu mulai disusun.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Diano VF Santoso menyampaikan, pembangunan Pasar Bangil diperlukan lantaran lokasinya yang berada di ibu kota Kabupaten Pasuruan. Pasar setempat perlu dimodernisasikan, untuk bisa menjadi ikon pasar daerah di Kabupaten Pasuruan.

Rencana itu memang tidak bisa dilakukan serta merta. Butuh anggaran besar untuk merealisasikannya. Sementara, kemampuan keuangan daerah terbatas. “Karena itu, kami akan ajukan anggarannya ke pemerintah pusat,” ungkap Diano.

Menurut Diano, usulan tersebut akan dilayangkannya tahun ini. Besaran Rp 25 miliar diajukan untuk bisa memermak tampilan Pasar Bangil tersebut. “Kami bakal usulkan tahun ini. Paling tidak butuh Rp 25 miliar untuk bisa membenahi tampilan Pasar Bangil,” imbuhnya.

Desakan untuk membangun Pasar Bangil memang muncul dari banyak kalangan. Termasuk dari kalangan legislatif. Seperti yang disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini.

Ia memandang perlu ada ikon pasar daerah. Dan yang sesuai adalah Pasar Bangil. Sebab, pasar daerah tersebut berada di ibu kota Kabupaten Pasuruan.

“Pasar Bangil perlu dipermak karena merupakan pasar yang berada di wilayah ibu kota Kabupaten Pasuruan. Supaya tampilan ibu kota Bangil bisa menarik,” timpalnya. (one/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Kondisi Pasar Bangil yang kurang representatif jadi perhatian. Tahun ini rencana perbaikan pasar di ibu kota kabupaten Pasuruan itu mulai disusun.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Diano VF Santoso menyampaikan, pembangunan Pasar Bangil diperlukan lantaran lokasinya yang berada di ibu kota Kabupaten Pasuruan. Pasar setempat perlu dimodernisasikan, untuk bisa menjadi ikon pasar daerah di Kabupaten Pasuruan.

Rencana itu memang tidak bisa dilakukan serta merta. Butuh anggaran besar untuk merealisasikannya. Sementara, kemampuan keuangan daerah terbatas. “Karena itu, kami akan ajukan anggarannya ke pemerintah pusat,” ungkap Diano.

Menurut Diano, usulan tersebut akan dilayangkannya tahun ini. Besaran Rp 25 miliar diajukan untuk bisa memermak tampilan Pasar Bangil tersebut. “Kami bakal usulkan tahun ini. Paling tidak butuh Rp 25 miliar untuk bisa membenahi tampilan Pasar Bangil,” imbuhnya.

Desakan untuk membangun Pasar Bangil memang muncul dari banyak kalangan. Termasuk dari kalangan legislatif. Seperti yang disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini.

Ia memandang perlu ada ikon pasar daerah. Dan yang sesuai adalah Pasar Bangil. Sebab, pasar daerah tersebut berada di ibu kota Kabupaten Pasuruan.

“Pasar Bangil perlu dipermak karena merupakan pasar yang berada di wilayah ibu kota Kabupaten Pasuruan. Supaya tampilan ibu kota Bangil bisa menarik,” timpalnya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/