alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

Sekeluarga di Pogar Bangil Alami Luka Bakar usai Elpiji Ngowos

BANGIL, Radar Bromo – Kepanikan mewarnai lingkungan Sidodadi, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Minggu (5/12). Penyebabnya, suara elpiji meledak di salah satu rumah warga.

Warga dibuat heboh karena insiden itu juga membakar kasur dan perabotan rumah setempat. Bahkan, satu keluarga mengalami luka bakar imbas insiden tersebut. Mereka pun dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan.

Korban luka bakar itu, dialami Kosim, 39, beserta istrinya, Dwi Wulandari, 32, dan tiga anaknya, Muhammad Akbar Rifai, 10, Afiqah Azzahra,8 dan Nazaha Nur Aminah, 4. Serta, Supardi, ayah dari Dwi Wulandari, juga ikut menjadi korban.

Menurut Saropah, 55, warga Sidodadi, Kelurahan Pogar, insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00. Ia tak mengetahui persis kejadian tersebut. Karena yang diketahuinya, semua penghuni rumah mengalami luka bakar.

DIRAWAT: Supardi, salah satu korban saat dirawat di RS Masyothoh. (TKP: Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Siang itu, ia mendengar suara elpiji yang meledak. Semula, ia mengira ada rombong yang roboh. Tak enak hati, ia keluar rumahnya untuk mengecek situasi.

Saat keluar rumah, ia mendengar suara meminta pertolongan dari rumah korban. Ia lalu masuk rumah tersebut dengan membuka pintu yang tak dikunci. Di situlah, ia mendapati korban dan keluarganya dengan sudah menderita luka-luka.

BANGIL, Radar Bromo – Kepanikan mewarnai lingkungan Sidodadi, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Minggu (5/12). Penyebabnya, suara elpiji meledak di salah satu rumah warga.

Warga dibuat heboh karena insiden itu juga membakar kasur dan perabotan rumah setempat. Bahkan, satu keluarga mengalami luka bakar imbas insiden tersebut. Mereka pun dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan.

Korban luka bakar itu, dialami Kosim, 39, beserta istrinya, Dwi Wulandari, 32, dan tiga anaknya, Muhammad Akbar Rifai, 10, Afiqah Azzahra,8 dan Nazaha Nur Aminah, 4. Serta, Supardi, ayah dari Dwi Wulandari, juga ikut menjadi korban.

Menurut Saropah, 55, warga Sidodadi, Kelurahan Pogar, insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00. Ia tak mengetahui persis kejadian tersebut. Karena yang diketahuinya, semua penghuni rumah mengalami luka bakar.

DIRAWAT: Supardi, salah satu korban saat dirawat di RS Masyothoh. (TKP: Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Siang itu, ia mendengar suara elpiji yang meledak. Semula, ia mengira ada rombong yang roboh. Tak enak hati, ia keluar rumahnya untuk mengecek situasi.

Saat keluar rumah, ia mendengar suara meminta pertolongan dari rumah korban. Ia lalu masuk rumah tersebut dengan membuka pintu yang tak dikunci. Di situlah, ia mendapati korban dan keluarganya dengan sudah menderita luka-luka.

MOST READ

BERITA TERBARU