alexametrics
24 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Biar Tak Langka, Ajukan Stok Blangko e-KTP di Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Untuk menjaga ketersediaan stok, Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan kembali mengajukan penambahan blangko KTP elektronik (e-KTP). Tambahan blangko diajukan 25 ribu lembar.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko menegaskan, stok material e-KTP sejatinya masih aman. Karena saat ini tersedia 7 ribu lebih.

Sementara pengajuan rata-rata per hari dari masyarakat, antara 400 hingga 500 lembar. Bukan hanya untuk pemohon baru. Tetapi, juga untuk cetak perubahan pada data kependudukan. Seperti alamat dan perubahan data lainnya.

“Sejauh ini, stok material e-KTP masih tersedia. Aman untuk beberapa pekan ke depan,” ungkap Yudha.

Meski begitu, pihaknya tak menginginkan adanya kelangkaan material KTP elektronik di Kabupaten Pasuruan. Karenanya, diajukan tambahan blangko sebanyak 25 ribu lembar.

Hanya saja, pihaknya tak mengetahui pasti berapa yang akan disetujui. Karena, bergantung pula dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Kami ajukan tambahan 25 ribu lembar. Berapa yang disetujui, tergantung pusat. Mudah-mudahan, bisa sesuai dengan yang kami ajukan,” bebernya. (one/hn)

BANGIL, Radar Bromo – Untuk menjaga ketersediaan stok, Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan kembali mengajukan penambahan blangko KTP elektronik (e-KTP). Tambahan blangko diajukan 25 ribu lembar.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko menegaskan, stok material e-KTP sejatinya masih aman. Karena saat ini tersedia 7 ribu lebih.

Sementara pengajuan rata-rata per hari dari masyarakat, antara 400 hingga 500 lembar. Bukan hanya untuk pemohon baru. Tetapi, juga untuk cetak perubahan pada data kependudukan. Seperti alamat dan perubahan data lainnya.

“Sejauh ini, stok material e-KTP masih tersedia. Aman untuk beberapa pekan ke depan,” ungkap Yudha.

Meski begitu, pihaknya tak menginginkan adanya kelangkaan material KTP elektronik di Kabupaten Pasuruan. Karenanya, diajukan tambahan blangko sebanyak 25 ribu lembar.

Hanya saja, pihaknya tak mengetahui pasti berapa yang akan disetujui. Karena, bergantung pula dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Kami ajukan tambahan 25 ribu lembar. Berapa yang disetujui, tergantung pusat. Mudah-mudahan, bisa sesuai dengan yang kami ajukan,” bebernya. (one/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/