alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Sulitnya kalau Mau Berhenti Merokok

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Beberapa perokok mengakui bahwa kebiasaan mengisap tembakau itu jelas berpengaruh terhadap kesehatan. Jelas pula menyedot penghasilan.

Namun, pada saat yang sama, mereka berterus terang sangat sulit berhenti. Seperti tidak bisa berkonsentrasi jika tidak merokok.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Shobih Asrori mengatakan, terbiasa merokok sejak remaja. Sampai sekarang. Bahkan, saat ini dalam sehari dirinya bisa menghabiskan beberapa pak rokok.

Sangat sulit menghilangkan kebiasaan tersebut. Pernah dicobanya. Berhenti hanya satu bulan. ”Tapi, begitu berhenti, terasa ada yang kurang,” ujarnya. Soal risiko kesehatan dan keuangan, dia bilang itu hal biasa. Siap-siap saja.

Aripin, legislator F-PDI Perjuangan, setali tiga uang. Dia mengaku bisa menghabiskan tiga bungkus rokok sehari. Itu saat tidak puasa Ramadan. Kalau harus menemui tamu, bisa lebih dari itu. Dalam sehari, minimal dia harus menyisihkan uang Rp 75 ribu untuk beli rokok. ”Jelas berpengaruh terhadap penghasilan,” ungkapnya.

Aripin mengaku sadar. Merokok tidak baik buat kesehatan dirinya. Karena itu, dia juga sempat berusaha stop merokok. Namun, hanya bertahan kurang lebih dua bulan. ”Terasa ada yang kurang,” tuturnya. (one/far)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Beberapa perokok mengakui bahwa kebiasaan mengisap tembakau itu jelas berpengaruh terhadap kesehatan. Jelas pula menyedot penghasilan.

Namun, pada saat yang sama, mereka berterus terang sangat sulit berhenti. Seperti tidak bisa berkonsentrasi jika tidak merokok.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Shobih Asrori mengatakan, terbiasa merokok sejak remaja. Sampai sekarang. Bahkan, saat ini dalam sehari dirinya bisa menghabiskan beberapa pak rokok.

Mobile_AP_Half Page

Sangat sulit menghilangkan kebiasaan tersebut. Pernah dicobanya. Berhenti hanya satu bulan. ”Tapi, begitu berhenti, terasa ada yang kurang,” ujarnya. Soal risiko kesehatan dan keuangan, dia bilang itu hal biasa. Siap-siap saja.

Aripin, legislator F-PDI Perjuangan, setali tiga uang. Dia mengaku bisa menghabiskan tiga bungkus rokok sehari. Itu saat tidak puasa Ramadan. Kalau harus menemui tamu, bisa lebih dari itu. Dalam sehari, minimal dia harus menyisihkan uang Rp 75 ribu untuk beli rokok. ”Jelas berpengaruh terhadap penghasilan,” ungkapnya.

Aripin mengaku sadar. Merokok tidak baik buat kesehatan dirinya. Karena itu, dia juga sempat berusaha stop merokok. Namun, hanya bertahan kurang lebih dua bulan. ”Terasa ada yang kurang,” tuturnya. (one/far)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2