alexametrics
24C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Target Sejuta, Vaksinasi Kab Pasuruan Baru Realisasi 9.206 Jiwa

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo–Capaian vaksinasi di Kabupaten Pasuruan masih terbilang minim. Hingga saat ini, belum 10 persen warga di Kabupaten Pasuruan tersuntik vaksin.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi menguraikan, Pemkab Pasuruan menargetkan bisa memvaksin hingga 1.016.774 warga Kabupaten Pasuruan. Jumlah tersebut, merupakan warga yang masuk sasaran vaksin, dengan rentan usia 18 tahun hingga 59 tahun.

Sejauh ini, vaksinasi yang dilakukan, masih jauh dari target tersebut. Selain baru digulirkan, juga dipengaruhi support vaksin dari pemerintah. “Prosesnya kan masih berlangsung. Selain itu, vaksinasi ini juga bergantung pula pada pasokan vaksin dari Pemprov,” sampainya.

Hingga saat ini, vaksinasi yang dilakukan, masih jauh dari 10 persen. Ia mencatat, baru ada sekitar 9.206 warga yang sudah tervaksin. Jumlah tersebut, baru menyentuh kalangan pejabat publik, pekerja publik, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan tenaga kesehatan (nakes). Termasuk kalangan jaksa, serta ibu-ibu PKK, kemarin (4/3).

“Sasaran saat ini, kalangan pekerja publik. Termasuk nantinya, kalangan pedagang pasar, BUMD dan BUMN, hingga sektor pariwisata dan yang lainnya. Baru nantinya, masyarakat umum,” beber Agus Eko.

Ia tak memastikan proses vaksinasi ini bisa dituntaskan sampai kapan. Sebab, hal tersebut juga bergantung kuota vaksin dari pemerintah pusat dan pemprov. (one/mie)

 

 

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo–Capaian vaksinasi di Kabupaten Pasuruan masih terbilang minim. Hingga saat ini, belum 10 persen warga di Kabupaten Pasuruan tersuntik vaksin.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi menguraikan, Pemkab Pasuruan menargetkan bisa memvaksin hingga 1.016.774 warga Kabupaten Pasuruan. Jumlah tersebut, merupakan warga yang masuk sasaran vaksin, dengan rentan usia 18 tahun hingga 59 tahun.

Sejauh ini, vaksinasi yang dilakukan, masih jauh dari target tersebut. Selain baru digulirkan, juga dipengaruhi support vaksin dari pemerintah. “Prosesnya kan masih berlangsung. Selain itu, vaksinasi ini juga bergantung pula pada pasokan vaksin dari Pemprov,” sampainya.

Mobile_AP_Half Page

Hingga saat ini, vaksinasi yang dilakukan, masih jauh dari 10 persen. Ia mencatat, baru ada sekitar 9.206 warga yang sudah tervaksin. Jumlah tersebut, baru menyentuh kalangan pejabat publik, pekerja publik, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan tenaga kesehatan (nakes). Termasuk kalangan jaksa, serta ibu-ibu PKK, kemarin (4/3).

“Sasaran saat ini, kalangan pekerja publik. Termasuk nantinya, kalangan pedagang pasar, BUMD dan BUMN, hingga sektor pariwisata dan yang lainnya. Baru nantinya, masyarakat umum,” beber Agus Eko.

Ia tak memastikan proses vaksinasi ini bisa dituntaskan sampai kapan. Sebab, hal tersebut juga bergantung kuota vaksin dari pemerintah pusat dan pemprov. (one/mie)

 

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2