alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Tanggul Kedunglarangan Bangil Akhirnya Jebol  

BANGIL, Radar Bromo-Kekhawatiran itu akhirnya terjadi. Plengsengan Sungai Kedunglarangan di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, yang ambrol, akhirnya benar-benar jebol.

Ribuan warga yang berada di wilayah Tambakan, Kalianyar, Kalirejo serta Manaruwi terdampak. Rumah-rumah mereka tergenang imbas luberan air Sungai Kedunglarangan.

Jebolnya plengsengan tersebut, dipicu hujan deras yang berlangsung Rabu (3/2). Hujan dengan intensitas tinggi itu, memicu tingginya air di Sungai Kedunglarangan.

Imbasnya, plengsengan yang sudah ambrol dan hanya tertutupi oleh sandbag tersebut, jebol. Plengsengan itu jebol kurang lebih 40 meter.

Akibat itu pula, air Sungai Kedunglarangan meluap. “Sampai tadi malam (Rabu malam, Red) ketinggian air ada yang mencapai 150 sentimeter, bahkan lebih. Air merendam ribuan KK dan baru surut pagi ini (kemarin, Red),” ungkap Camat Bangil Komari.

Sejumlah pejabat daerah memilih untuk mendatangi lokasi jebolnya tanggul tersebut. Kamis pagi (4/1), Sekda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya dan rombongannya memantau lokasi.

Anang menyampaikan, tanggul tersebut bakal segera ditangani. Pemasangan bronjong bakal dilakukan mulai sore kemarin. “Kami upayakan, Sore nanti (kemarin, Red) sudah ada pengerjaan bronjong,” sampainya.

Pemasangan bronjong, sebenarnya sudah akan dilakukan. Namun keburu diterjang air duluan. Sehingga, tanggul yang semula plengsengannya ambrol itu, akhirnya jebol. “Sebenarnya sudah kami rencanakan untuk pembenahannya,” timpal dia.

Anggaran sekitar Rp 1,5 miliar dibutuhkan untuk pemasangan bronjong tersebut. Kurang lebih 40 meter panjang bronjong yang akan dipasang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, plengsengan Kedunglarangan di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, ambrol. Plengsengan sepanjang 80 meter dengan kedalaman 7 meter, ambrol pada Selasa, 8 Desember 2020.  Gerusan air menjadi pemicur ambrolnya plengsengan setempat.

Penanganan kedaruratan dengan pemasangan sandbag dilakukan. Namun kemarin plengsengan tersebut diketahui sudah jebol. (one/mie)

 

 

BANGIL, Radar Bromo-Kekhawatiran itu akhirnya terjadi. Plengsengan Sungai Kedunglarangan di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, yang ambrol, akhirnya benar-benar jebol.

Ribuan warga yang berada di wilayah Tambakan, Kalianyar, Kalirejo serta Manaruwi terdampak. Rumah-rumah mereka tergenang imbas luberan air Sungai Kedunglarangan.

Jebolnya plengsengan tersebut, dipicu hujan deras yang berlangsung Rabu (3/2). Hujan dengan intensitas tinggi itu, memicu tingginya air di Sungai Kedunglarangan.

Imbasnya, plengsengan yang sudah ambrol dan hanya tertutupi oleh sandbag tersebut, jebol. Plengsengan itu jebol kurang lebih 40 meter.

Akibat itu pula, air Sungai Kedunglarangan meluap. “Sampai tadi malam (Rabu malam, Red) ketinggian air ada yang mencapai 150 sentimeter, bahkan lebih. Air merendam ribuan KK dan baru surut pagi ini (kemarin, Red),” ungkap Camat Bangil Komari.

Sejumlah pejabat daerah memilih untuk mendatangi lokasi jebolnya tanggul tersebut. Kamis pagi (4/1), Sekda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya dan rombongannya memantau lokasi.

Anang menyampaikan, tanggul tersebut bakal segera ditangani. Pemasangan bronjong bakal dilakukan mulai sore kemarin. “Kami upayakan, Sore nanti (kemarin, Red) sudah ada pengerjaan bronjong,” sampainya.

Pemasangan bronjong, sebenarnya sudah akan dilakukan. Namun keburu diterjang air duluan. Sehingga, tanggul yang semula plengsengannya ambrol itu, akhirnya jebol. “Sebenarnya sudah kami rencanakan untuk pembenahannya,” timpal dia.

Anggaran sekitar Rp 1,5 miliar dibutuhkan untuk pemasangan bronjong tersebut. Kurang lebih 40 meter panjang bronjong yang akan dipasang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, plengsengan Kedunglarangan di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, ambrol. Plengsengan sepanjang 80 meter dengan kedalaman 7 meter, ambrol pada Selasa, 8 Desember 2020.  Gerusan air menjadi pemicur ambrolnya plengsengan setempat.

Penanganan kedaruratan dengan pemasangan sandbag dilakukan. Namun kemarin plengsengan tersebut diketahui sudah jebol. (one/mie)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/