Masih Temukan Cacing Hati di Hewan Kurban Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Pasuruan ternyata tak bebas dari penyakit. Mulai hari H sampai H+Idul Adha, Dinas Peternakan setempat masih menemukan hewan yang terkena cacing hati.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) pada Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan drh Ainur Alfiyah mengatakan, pantauan saat pelaksanaan kurban masuk dalam kegiatan postmortem. Di mana petugas dari Dinas Peternakan memantau kualitas daging hewan kurban yang sudah disembelih.

“Jadi sejak hari Hari H sampai kemarin (03/08), petugas peternakan mendatangi kantong-kantong tempat penyembelihan. Seperti di RPH (rumah pemotongan hewan), Masjid dan tempat kegiatan penyembelihan kurban,” terang Ainur.

Dari pantauan selama 4 hari, Dinas Peternakan masih menemukan sapi yang mengidap cacing hati. Cacing hati di temukan hanya 2 ekor sapi.

Secara kasat mata, sapi yang terkena cacing hati memang tidak bisa terdeteksi dari fisik luar. Untuk sapi yang terkena cacing hati ini lantaran kurang kebersihan pada rumput yang mengandung air yang mengandung cacing.

“Termasuk biasanya karena tidak diberi obat cacing. Tapi untuk dagingnya tetap bisa dikonsumsi, namun untuk hatinya tidak boleh lantaran bisa berisiko ke manusia seperti bisa terkena penyakit cacingan,” ujarnya.

Sedangkan temukan penyakit lain tidak ditemukan. Sehingga daging yang dikonsumsi masyarakat selama Kurban kemarin dipastikan aman. (eka/mie)