Tunggu Penumpang, Tukang Becak Meninggal di Tepi Jalan

EVAKUASI: Kondisi tukang becak Budiono saat mendadak ambruk hingga akhirnya dievakuasi petugas menggunakan APD. Inset jenazah Budiono saat pertama kali ditemukan. (Iwan Andrik/Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Warga Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten dibuat heboh, Jumat pagi (3/7). Itu, setelah seorang tukang becak meninggal dalam kondisi seperti sujud di depan kantor BNI Bangil.

Tukang becak itu ditemukan meninggal tak jauh dari becak yang biasa digunakannya untuk menarik penumpang. Tukang becak yang meninggal itu diketahui bernama Budiono, 65, warga Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, Budiono baru saja menarik becak. Ia mengantar dua orang penumpangnya ke kantor BNI Bangil. Begitu dua orang penumpang becak itu masuk kantor BNI, ia memarkir becaknya di depan kantor.

Ia bersantai. Saat Budiono santai menunggu penumpang, tiba-tiba ia ambruk. Posisinya bahkan mirip orang yang tengah sujud. “Kejadiannya sekitar pukul 10.00. Tadi habis ngantar penumpang, ia duduk di becak. Tiba-tiba, ia seperti kesakitan dan kemudian ambruk,” ungkap Irfan, salah satu warga setempat.

Sontak, kematian korban yang mendadak, membuat warga heboh. Namun, mereka tak berani melakukan pertolongan. Posisi tersebut berlangsung hingga setengah jam.

Setelah itu, petugas dari RSUD Bangil datang untuk mengevakuasi korban. Korban kemudian dibawa ke kamar instalasi jenazah RSUD Bangil untuk mendapatkan penanganan.

Kapolsek Bangil Kompol Eko Hari Suprapto menuturkan, belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Namun, diduga kuat korban hipertensi.

“Kami belum bisa memastikan. Tapi, berdasarkan informasi dari keluarga korban, ia merupakan perokok berat dan sering minum-minuman suplemen. Tangannya juga kerap gemetar,” bebernya. (one/mie)