alexametrics
32C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tahap Pertama, 750 ASN Pemkab Pasuruan Divaksin Sinovac

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Langkah pemerintah untuk meningkatkan kekebalan komunitas terus dilakukan. Usai wakil rakyat di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan yang disuntik vaksin, Rabu (3/3) giliran aparatur sipil negara (ASN) yang disuntik vaksin.

Ratusan ASN dari lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasuruan itu menjalani suntik masal. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Ani Latifa menguraikan, ada 750 ASN di lingkungan Pemkab Pasuruan yang mengikuti vaksinasi termin pertama. Mereka berasal dari berbagai OPD yang ada di kawasan kompleks perkantoran Raci.

Para ASN tersebut, disuntik masal di gedung GOR Sasana Krida Anoraga Raci. Mereka tidak langsung disuntik. Tetapi harus melalui screening untuk memastikan kelayakan mengikuti vaksinasi tersebut.

“Usai dinyatakan memenuhi persyaratan, ratusan pegawai tersebut divaksin,” jelas Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi.

Untuk kelancaran proses vaksinasi itu, pihaknya menerjunkan puluhan petugas kesehatan. Tidak hanya dokter, tetapi juga perawat. Totalnya, ada sekitar 30 petugas kesehatan. “Mereka kami bagi dalam enam kelompok,” sambungnya.

Kegiatan vaksinasi itu tak lepas dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kekebalan komunitas. Semakin banyak masyarakat yang kebal, tentunya akan semakin rendah paparan Covid-19 menjangkiti.

Aktivitas vaksinasi itu, tidak hanya dilakukan di pegawai lingkungan pemkab. Karena hal yang sama, juga diberlakukan di PN Bangil. Tak kurang dari 80 orang disuntik vaksin. Tidak hanya hakim, tetapi juga pegawai di lingkungan PN Bangil.

Sementara itu, tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan masih belum sepenuhnya baik. Karena tidak sedikit masyarakat yang ternyata enggan untuk memakai masker.

Hal ini seperti temuan Satlantas Polres Pasuruan, Rabu (3/3). Dalam penyisiran yang dilakukan di kawasan Blawi, Desa Masangan, Kecamatan Bangil, tidak sedikit ditemukan warga yang tidak mengenakan masker.

Mereka yang kedapatan menggunakan masker pun, diingatkan oleh pihak kepolisian. “Kami juga memberikan masker kepada mereka yang tidak memakainya. Dan bagi mereka yang memakai, kami beri hadiah untuk memotivasi mereka dalam mendisiplinkan diri menggunakan masker sebagai salah satu protokol kesehatan,” beber Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Andhika Lubis. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Langkah pemerintah untuk meningkatkan kekebalan komunitas terus dilakukan. Usai wakil rakyat di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan yang disuntik vaksin, Rabu (3/3) giliran aparatur sipil negara (ASN) yang disuntik vaksin.

Ratusan ASN dari lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasuruan itu menjalani suntik masal. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Ani Latifa menguraikan, ada 750 ASN di lingkungan Pemkab Pasuruan yang mengikuti vaksinasi termin pertama. Mereka berasal dari berbagai OPD yang ada di kawasan kompleks perkantoran Raci.

Para ASN tersebut, disuntik masal di gedung GOR Sasana Krida Anoraga Raci. Mereka tidak langsung disuntik. Tetapi harus melalui screening untuk memastikan kelayakan mengikuti vaksinasi tersebut.

Mobile_AP_Half Page

“Usai dinyatakan memenuhi persyaratan, ratusan pegawai tersebut divaksin,” jelas Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi.

Untuk kelancaran proses vaksinasi itu, pihaknya menerjunkan puluhan petugas kesehatan. Tidak hanya dokter, tetapi juga perawat. Totalnya, ada sekitar 30 petugas kesehatan. “Mereka kami bagi dalam enam kelompok,” sambungnya.

Kegiatan vaksinasi itu tak lepas dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kekebalan komunitas. Semakin banyak masyarakat yang kebal, tentunya akan semakin rendah paparan Covid-19 menjangkiti.

Aktivitas vaksinasi itu, tidak hanya dilakukan di pegawai lingkungan pemkab. Karena hal yang sama, juga diberlakukan di PN Bangil. Tak kurang dari 80 orang disuntik vaksin. Tidak hanya hakim, tetapi juga pegawai di lingkungan PN Bangil.

Sementara itu, tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan masih belum sepenuhnya baik. Karena tidak sedikit masyarakat yang ternyata enggan untuk memakai masker.

Hal ini seperti temuan Satlantas Polres Pasuruan, Rabu (3/3). Dalam penyisiran yang dilakukan di kawasan Blawi, Desa Masangan, Kecamatan Bangil, tidak sedikit ditemukan warga yang tidak mengenakan masker.

Mereka yang kedapatan menggunakan masker pun, diingatkan oleh pihak kepolisian. “Kami juga memberikan masker kepada mereka yang tidak memakainya. Dan bagi mereka yang memakai, kami beri hadiah untuk memotivasi mereka dalam mendisiplinkan diri menggunakan masker sebagai salah satu protokol kesehatan,” beber Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Andhika Lubis. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2