alexametrics
30.6 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Protes Transformasi SMAN 1 Bangil Jadi SMAN Taruna Madani, Wadul DPRD

Untuk itulah, pihaknya akan menyampaikan unek-unek tersebut ke DPRD Provinsi Jatim. Supaya suara dari masyarakat bisa disampaikan ke Gubernur. Dengan harapan, perubahan SMAN 1 Bangil menjadi SMAN 1 Taruna Madani dibatalkan.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bangil Imron Rosidi pernah menyampaikan, sekolah Taruna yang ada di Jawa Timur itu tidak menerima siswa lebih dari 200 anak. Karena, berkaitan dengan boarding school atau masalah asrama, penjagaan, dan yang lainnya.

Namun, tidak demikian dengan SMAN 1 Taruna Madani nantinya. Untuk mengakomodasi keinginan masyarakat Bangil, khusus SMAN 1 Taruna Madani akan menerima 400 siswa.

Jumlah itu akan dibagi. Yaitu, 200 siswa khusus untuk pelajar Bangil dan sekitarnya. Sementara, 200 siswa lainnya dibagi lagi sesuai aturan yang ada. Antara lain, kuota untuk pelajar Jatim 70 persen dan 30 persen untuk pelajar di luar Jatim dari seluruh Indonesia.

Lalu untuk biaya, siswa akan dikenai biaya Rp 2,5 juta setiap bulannya. Biaya itu untuk kebutuhan selama tinggal di asrama. Sementara pendaftaran sebesar Rp 17,5 juta digunakan untuk biaya masuk. Termasuk di dalamnya untuk seragam. (one/hn)

Untuk itulah, pihaknya akan menyampaikan unek-unek tersebut ke DPRD Provinsi Jatim. Supaya suara dari masyarakat bisa disampaikan ke Gubernur. Dengan harapan, perubahan SMAN 1 Bangil menjadi SMAN 1 Taruna Madani dibatalkan.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bangil Imron Rosidi pernah menyampaikan, sekolah Taruna yang ada di Jawa Timur itu tidak menerima siswa lebih dari 200 anak. Karena, berkaitan dengan boarding school atau masalah asrama, penjagaan, dan yang lainnya.

Namun, tidak demikian dengan SMAN 1 Taruna Madani nantinya. Untuk mengakomodasi keinginan masyarakat Bangil, khusus SMAN 1 Taruna Madani akan menerima 400 siswa.

Jumlah itu akan dibagi. Yaitu, 200 siswa khusus untuk pelajar Bangil dan sekitarnya. Sementara, 200 siswa lainnya dibagi lagi sesuai aturan yang ada. Antara lain, kuota untuk pelajar Jatim 70 persen dan 30 persen untuk pelajar di luar Jatim dari seluruh Indonesia.

Lalu untuk biaya, siswa akan dikenai biaya Rp 2,5 juta setiap bulannya. Biaya itu untuk kebutuhan selama tinggal di asrama. Sementara pendaftaran sebesar Rp 17,5 juta digunakan untuk biaya masuk. Termasuk di dalamnya untuk seragam. (one/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/